Mantan Wartawan Kini Pimpin BGN, Nanik S. Deyang Jadi Inspirasi Insan Pers

oleh -270 Dilihat
oleh

JAKARTA, HR– Dunia jurnalistik kembali melahirkan sosok yang dipercaya menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Nanik S. Deyang resmi dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai Kepala BGN dalam perombakan jajaran pimpinan lembaga tersebut pada Juni 2026.

Penunjukan Nanik menjadi sorotan karena perjalanan kariernya yang berawal dari dunia pers hingga kini memimpin lembaga yang mengelola salah satu program prioritas nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berawal dari Dunia Jurnalistik

Nanik S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia merupakan lulusan Sarjana (S1) Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Sebelum berkiprah di dunia pemerintahan, Nanik dikenal sebagai jurnalis senior di Tabloid Bangkit, media yang berada di bawah naungan Kompas Gramedia. Pengalaman bertahun-tahun di dunia jurnalistik membentuk karakter kepemimpinannya yang kritis, teliti, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan masyarakat.

Sebagai wartawan, Nanik terbiasa turun langsung ke lapangan, menggali fakta, melakukan verifikasi informasi, dan memahami berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang kemudian membawanya ke berbagai posisi strategis.

Sosok Kepercayaan Presiden

Dalam perjalanan karier politik dan pemerintahan, Nanik dikenal sebagai salah satu sosok yang dekat dan dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada Pilpres 2019.

Kepercayaan tersebut terus berlanjut ketika Nanik ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Dalam posisi itu, ia dikenal aktif melakukan pengawasan terhadap operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Kedekatannya dengan pelaksanaan program di lapangan membuat Nanik memahami secara langsung berbagai tantangan yang dihadapi BGN, mulai dari distribusi bahan pangan, kualitas makanan, sanitasi dapur, hingga pengawasan anggaran.

Memimpin BGN di Tengah Tantangan Besar

Penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola lembaga tersebut. Bersama jajaran pimpinan baru, BGN diharapkan mampu meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.

Di bawah kepemimpinannya, fokus BGN tidak hanya mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas makanan yang diberikan memenuhi standar gizi yang baik. Selain itu, penguatan sistem pengawasan, transparansi anggaran, dan standarisasi sanitasi dapur menjadi prioritas utama.

Inspirasi bagi Insan Pers

Perjalanan Nanik S. Deyang dari ruang redaksi menuju kursi Kepala Badan Gizi Nasional menjadi inspirasi bagi insan pers. Kariernya menunjukkan bahwa profesi wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi kepada publik, tetapi juga dapat menjadi jalan pengabdian yang lebih luas dalam pembangunan bangsa.

Dengan bekal pengalaman jurnalistik, pendidikan akademik, serta keterlibatan dalam berbagai tugas strategis, Nanik kini mengemban tanggung jawab besar untuk memastikan program gizi nasional berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.

Dari memburu berita untuk kepentingan publik, kini Nanik S. Deyang memimpin salah satu lembaga strategis negara yang berperan dalam menyiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.Box Profil Singkat

Nama: Nanik S. Deyang, Tempat/Tanggal Lahir: Madiun, 3 Januari 1968. Pendidikan: S1 Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Karier Awal: Jurnalis Senior Tabloid Bangkit (Kompas Gramedia),  Jabatan Sebelumnya: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan Jabatan Saat Ini: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Fokus pada Kualitas makanan MBG, sanitasi dapur, pengawasan anggaran, dan tata kelola program gizi nasional.

Redaksi-HRO