Bupati Bengkulu Utara Tegas: Jangan Loncati Staf Ahli dan Asisten, Stop Praktik Setoran

oleh -310 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, melontarkan peringatan keras kepada jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara agar tertib administrasi dan tidak melompati jalur koordinasi birokrasi.

Pernyataan itu disampaikan saat puluhan pejabat menandatangani perpanjangan perjanjian kinerja dan pakta integritas tahun 2026 di Ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara, Rabu (11/2).

Dalam arahannya, Arie menekankan pentingnya disiplin prosedur dan kepatuhan terhadap struktur organisasi pemerintahan.

“Program di daerah harus sinkron dengan pemerintah pusat. Kalau ragu, lakukan jemput bola. Dan yang paling penting, tertib administrasi. Jangan meloncati staf ahli dan asisten,” tegasnya.

Penegasan tersebut mengisyaratkan adanya perhatian serius terhadap tata kelola birokrasi di internal pemerintahan daerah, terutama dalam hal alur koordinasi dan pengambilan keputusan.

Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kinerja

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati meminta seluruh pejabat tetap memaksimalkan kinerja demi mewujudkan program lima tahun ke depan menuju visi “Mahabbah”. Ia menegaskan efisiensi tidak boleh menjadi alasan melemahkan pelayanan publik.

Wabup: Jangan Ada Setoran-Setoran

Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno, dalam kesempatan yang sama menyampaikan pesan yang lebih tajam terkait integritas aparatur.

“Jangan ada yang melakukan setoran-setoran. Kami ingin bapak ibu bekerja dengan nyaman, bersih, dan profesional selama lima tahun ke depan, bahkan 20 tahun mendatang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan Arie–Sumarno menaruh perhatian terhadap praktik-praktik yang berpotensi mencederai integritas birokrasi.

Penandatanganan pakta integritas ini diharapkan tidak hanya menjadi formalitas administratif, melainkan komitmen nyata dalam menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

(Redaksi)