Festival Olahraga Tradisional 2025 Banjir Massa, Bupati Turun Langsung ke Tengah Kerumunan

oleh -226 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara — Festival Olahraga Rekreasi dan Tradisional 2025 di Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Sabtu (15/11), berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati area sejak pagi, membuat festival tahunan Dispora ini menjadi salah satu yang paling ramai dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah padatnya peserta dan penonton, perhatian warga tersedot saat Bupati Bengkulu Utara yang mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata hitam turun langsung ke kerumunan. Tanpa jarak, Bupati berjalan menyapa warga, melambaikan tangan, hingga ikut bertepuk tangan mengikuti irama acara.

Aksi spontan itu membuat area depan panggung seketika pecah oleh sorakan dan teriakan antusias warga. Banyak yang mengangkat ponsel tinggi-tinggi, berebut mengabadikan momen langka tersebut.

Kehadiran Bupati yang berbaur di tengah kerumunan dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah ingin lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam agenda pelestarian budaya dan olahraga tradisional.

“Kita bangga melihat antusiasme masyarakat. Festival ini bukan hanya hiburan, tapi pengikat persatuan dan pelestarian warisan budaya daerah,” ujar Bupati dalam sambutannya saat membuka acara.

Pantauan lapangan memperlihatkan warga dari berbagai kecamatan memenuhi seluruh sudut alun-alun. Identitas visual festival begitu kuat: dominasi pakaian merah dari peserta, suara sorak, serta barisan tenda kegiatan membentuk atmosfer meriah yang terus memanas hingga siang hari.

Anak-anak, remaja, hingga lansia tampak larut dalam euforia permainan rakyat seperti tarik tambang, engrang, terompah panjang, dan berbagai atraksi budaya.

Dispora menyebutkan bahwa tahun ini mencatat lonjakan peserta dan pengunjung paling besar, menandai keberhasilan promosi dan tingginya kecintaan warga terhadap olahraga tradisional.

Penyerahan Hadiah Jadi Puncak, Bupati Didampingi Ny. Meyta

Setelah rangkaian lomba selesai, panggung utama menjadi pusat perhatian saat Bupati didampingi istrinya, Ny. Meyta, menyerahkan hadiah kepada para juara. Warga kembali memenuhi depan panggung hingga nyaris tak menyisakan ruang gerak.

Deretan hadiah yang disiapkan pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi peserta yang telah melalui kompetisi ketat sejak pagi.

Festival Ditutup dengan Euforia yang Tak Mereda

Meski matahari terik, warga tetap setia mengikuti acara hingga tuntas. Keramaian baru mulai mereda setelah sesi foto bersama antara Bupati, Ny. Meyta, peserta, dan panitia.

Festival 2025 ini dipastikan menjadi salah satu gelaran Dispora paling spektakuler dan menjadi ukuran baru bagi event-event budaya pada tahun berikutnya.(R01)