Kadis Sosial Bengkulu Utara Turun Cek KUBE di Talang Rendah, Isu Tukar Guling Sapi Belum Reda

oleh -339 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara, HR– Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sudrajat, turun langsung ke Desa Talang Rendah, Kecamatan Hulu Palik, Senin (4/5/2026), menyusul mencuatnya dugaan tukar guling sapi bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Kunjungan tersebut turut didampingi Camat Hulu Palik, Edi, serta Kepala Desa Talang Rendah, Gunawan.

Dalam keterangannya melalui sambungan WhatsApp, Agus menyebut bahwa berdasarkan penjelasan anggota kelompok, sapi bantuan tersebut satu mati dan satunya hilang.

“Tadi saya sudah turun ke Desa Talang Rendah didampingi camat dan kades. Menurut beberapa anggota kelompok, sapi itu satu mati dan satunya hilang, ada surat keterangannya, namun belum dilaporkan ke polisi,” ujar Agus.

Saat disinggung dugaan jual beli atau tukar guling sapi bantuan dengan pihak luar, Agus menegaskan tidak ada pengakuan dari kelompok KUBE.

“Tidak ada kelompok yang bicara soal tukar guling atau jual beli. Mereka hanya menjelaskan sapi itu mati dan hilang dan kami juga tidak mempertanyakan hal itu,” tambahnya.

Agus menjelaskan, bantuan KUBE tersebut merupakan program tahun 2015 dengan nilai Rp20 juta yang digunakan untuk membeli dua ekor sapi. Seiring waktu, hasil pengelolaan disebut telah berkembang dan dibagikan kepada anggota kelompok.

“Saat ini sapi tersebut sudah tidak ada lagi. Bantuan KUBE itu dikelola oleh kelompok, dan hasilnya kembali ke kelompok,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait mekanisme bantuan tersebut.

“Saya tetap bersurat ke Kementerian Sosial terkait mekanisme bantuan KUBE tersebut,” tegasnya.

Di sisi lain, isu hilangnya sapi bantuan, dugaan penjualan, maupun tukar guling masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa masyarakat diundang ke balai desa pada malam hari usai kunjungan tersebut.

“Malam ini kami diundang ke balai desa untuk membahas kedatangan Dinas Sosial tadi siang. Katanya ada yang mau ditandatangani,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, polemik terkait keberadaan dan pengelolaan sapi bantuan KUBE di Desa Talang Rendah masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat.(BM)