Kemensos Akui Bengkulu Utara, Nomor Satu Pemutakhiran DTSEN

oleh -490 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA, HR— Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Bengkulu. Di bawah kepemimpinan Bupati Arie Septia Adinata, daerah ini dinilai sebagai kabupaten paling aktif dalam pengusulan dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) se-Provinsi Bengkulu.

Pengakuan tersebut disampaikan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui data resmi dari Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) di Jakarta. Capaian itu menjadi bukti bahwa sistem pengelolaan data sosial di Bengkulu Utara berjalan aktif, terstruktur, dan terus diperbarui secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara, Agus Sudrajad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur di lapangan mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga pendamping sosial.

“Alhamdulillah, layanan keliling DTSEN memberikan hasil yang sangat baik. Bengkulu Utara menjadi yang paling aktif dalam pemutakhiran data di Provinsi Bengkulu. Ini tidak terlepas dari peran camat, pendamping PKH, serta TKSK yang terus mendorong desa dan kelurahan aktif memperbarui data,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dan dihadiri seluruh kepala dinas sosial kabupaten/kota serta operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Dalam forum itu, narasumber dari Pusdatin Kesos Kemensos menekankan pentingnya validitas dan pembaruan data sosial secara berkala. Data yang akurat dinilai menjadi kunci utama agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Agus, pada periode kepemimpinan Arie Septia Adinata, komitmen pembenahan data sosial terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor hingga tingkat desa. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah pendekatan jemput bola melalui layanan keliling DTSEN yang langsung menyasar masyarakat di lapangan.

“Ke depan, kita akan terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian ini. Data yang akurat adalah fondasi utama dalam kebijakan sosial yang tepat sasaran,” tegasnya.

Capaian ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam membangun sistem data sosial yang valid dan responsif sebagai dasar kebijakan kesejahteraan masyarakat.(R01)