Lebong HR- Naas bagi sopir Dump Truck (Nm) Angkutan Batubara asal Bengkulu Utara, mencari nafkah ke kabupaten Lebong provinsi Bengkulu, 4 hari terpaksa menunggu bantuan dari Pihak Vendor atau Perusahaan Batubara PT. Jambi Resources.

Pasalnya, Vendor perusahaan jasa angkutan Batubara PT. Jambi Resources yang beroperasi di wilayah kabupaten Lebong provinsi Bengkulu diduga lepas tangan atas kejadian Satu unit mobil Dump Truck milik Warga Bengkulu Utara lepas landas kehabisan nafas di tanjaan yang tidak memiliki rambu-rambu lalulintas.
Atas kejadian tersebut, pemilik Dump Truck mengalami kerugian puluhan juta rupiah, sehingga PT. Jambi Resources Diduga tidak memiliki AMDAL lalulintas angkutan Batubara di wilayah tersebut.
“Kami sudah bertengkar dengan Pihak Vendor dan Perusahaan Batubara PT. Jambi Resources, sampai mobil kami gadaikan dikantor PT. Jambi Resources dengan angka uang Rp. 4,5 juta Rupiah” Ungkap Levi Warga setempat kasian dengan kondisi kecelakaan yang berlarut-larut hingga empat hari dilokasi tersebut. (26/9/2024)
“Setelah kami sekencangan Urat leher, akhirnya uang tersebut diberikan, namun tidak lama kemudian saya mendapat telepon dari kantor PT. Jambi Resources untuk mengambil kembali anggunan satu unit mobil tersebut, Uang Rp. 4,5 juta itu bantuan perusahaan PT. Jambi Resources, kalau persoalan banyak nian PT. Jambi Resources ini, bukan sekedar rambu-rambu lalulintas yang tidak terpasang” Lanjutnya.
Terpisah, Keluarga pemilik kendaraan Dump Truck kecelakaan kecewa dengan Vendor jasa angkutan Batubara PT. Jambi Resources yang terkesan lepas tangan,
“Vendor angkutan Batubara ini lepas tangan dan juga saat evakuasi kendaraan ini tidak ada satu pun dari manajemen PT. Jambi Resources yang hadir disini. Saya sangat Kecewa lempar sana, lempar sini tanggung jawabnya. Vendor biasanya memiliki nilai keekonomian yang berskala jasa atau produk, kalau seperti ini tidak jelas Vendor PT. Jambi Resources ini” Kesalnya.
Sebelum berita ini diterbitkan, pihak perusahaan batubara PT. Jambi Resources dan Vendor jasa angkutan perusahaan batubara belum dapat dikonfirmasi oleh Awak Media.
Penulis : R01





