Bengkulu Utara — Fenomena dugaan honorer siluman masuk seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di kabupaten Bengkulu Utara, tergolong sistematis. Tindakan yang bernuansa ke suatu penzaliman terhadap mereka yang sudah mengabdi belasan tahun sebagai honorer.
Penelusuran Awak Media, Satu persatu secara bersambung nama-nama yang lulus seleksi PPPK mungkin kian terkuak, yang diduga menggunakan data palsu sehingga, Terindikasi ‘main mata’ antara kepsek dan Dinas terkait.
Sebagian formasi yang dinyatakan lulus yang tercantum dalam lampiran pengumuman Peserta Memenuhi Nilai Ambang Batas (P), Peserta Eks THK-II pada jenis kebutuhan khusus (PR1), Peserta Non ASN pada jenis kebutuhan khusus (PR2), Peserta lulus (L), peserta yang lulus berdasarkan nilai ambang batas dan atau peringkat terbaik dalam jabatan pendidikan dan jenis kebutuhan yang sama setelah pindahan formasi dari lokasi formasi yang berbeda, peserta yang lulus berdasarkan nilai ambang batas dan peringkat terbaik dalam formasi dan jenis kebutuhan (khusus ke umum) yang berbeda (L-3), peserta tidak lulus (TL), Peserta tidak hadir (TH) dan pelamar yang memiliki sertifikat pendidik linear dengan jabatan yang dilamar dan terdaftar dalam pangkalan data kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan Teknologi mendapatkan Nilai mendapat nilai yang paling tinggi sebesar 100% dari nilai yang paling tinggi kompetensi.
Berdasarkan pengumuman nomor : 810/1805/BPKSDM /11//2023 tentang hasil seleksi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak untuk jabatan fungsional dilingkungan Pemkab Bengkulu Utara Formasi 2023, disinyalir ada beberapa nama kelulusan PPPK diduga tidak pernah merasakan suka duka sebagai seorang honorer, mendapatkan nomor Dapodik, salah-satunya inisial (GM) yang diduga kuat manipulasi nomor Dapodik dan menggunakan ORDAL.
Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, inisial (GM) menjelaskan, “ Saya sudah mengundurkan diri pk,” Ketika dikonfirmasi surat pengunduran diri inisial (GM) dari perjanjian kontraknya,”Saya tidak ada fileny lagi pk..sudah saya serahkan ke koordinator kabupaten Bengkulu Utara pk,” jelas inisial (GM) 25/5/2024.
Ketika Disinggung terkait tanggal, bulan dan tahun pengunduran inisial (GM) dari ikatan kontrak kerja, yang bersangkutan terkesan bungkam sampai berita ini diterbitkan.
Dalam hal ini masih ada beberapa nama yang dicurigai Honorer Siluman yang memiliki ordal-nya. Satu per satu media ini menelusuri dan akan mengungkap dugaan honorer siluman, melalui tulisan bersambung bertajuk “bongkar honorer siluman PPPK Bengkulu Utara”.
Redaksi : HRO





