MoU Janggal, MBG SMPN 28 Disetop Dapur 2 Padang Jaya

oleh -404 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 28 Bengkulu Utara tiba-tiba dihentikan tanpa alasan jelas. Dugaan kuat, penghentian dilakukan setelah pihak sekolah menolak menandatangani kontrak atau MoU bermasalah yang diajukan oleh pengelola Dapur 2 Padang Jaya selaku mitra BGN.

Kepala Sekolah SMPN 28, Alex Zhuhironi, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menerima penyaluran nasi MBG selama lima hari berturut-turut sejak launching program MBG oleh Sekda Bengkulu Utara di SMPN 25 Padang Jaya, Senin (15/9/2025). Namun, pada minggu berikutnya, distribusi MBG ke sekolahnya tiba-tiba dihentikan.

“Pihak dapur datang ke sekolah membawa surat MoU. Setelah saya baca, di poin tujuh tertulis jika ada kehilangan atau kerusakan alat makan, pihak sekolah wajib mengganti Rp80 ribu per ompreng. Saya tanya maksudnya rusak seperti apa, tapi tidak dijelaskan dengan jelas,” ujar Alex saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (17/10/2025).

Alex mengaku menolak menandatangani surat tersebut karena isi kontrak dinilai tidak masuk akal dan berpotensi merugikan sekolah. Ia khawatir tanggung jawab kerusakan alat makan yang seharusnya menjadi urusan dapur, justru dibebankan ke sekolah — padahal dana BOS tidak memiliki kode rekening untuk penggantian semacam itu.

“Saya hanya ingin memastikan agar sekolah tidak disalahkan. Kalau alat dapur rusak, itu tanggung jawab penyedia, bukan sekolah. Tapi setelah itu, pihak dapur tidak datang lagi dan penyaluran nasi MBG berhenti,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Dapur 2 Padang Jaya hingga kini belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi awak media Harian Rakyat Online melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (18/10/2025).

Ironisnya, penghentian sepihak itu menimbulkan kebingungan di kalangan siswa yang sempat menikmati program MBG. Pihak sekolah pun memilih bersikap tenang dan menunggu penjelasan resmi dari dinas terkait.

“Kami berharap ada kejelasan dari dinas, karena anak-anak sempat senang sekali dapat makan bergizi gratis. Sekarang mereka bertanya-tanya kenapa dihentikan,” tutup Alex.(BM)