Menuju Swasembada Pangan! 28 Unit Alsintan Dikirim ke Enggano, Cetak Sawah Baru Bengkulu Utara Diperkuat

oleh -230 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA, HR — Langkah nyata memperkuat ketahanan pangan dan mendorong peningkatan produksi padi terus dilakukan di Kabupaten Bengkulu Utara. Pulau Enggano kini menjadi salah satu fokus pengembangan pertanian melalui program cetak sawah baru yang didukung Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pada Sabtu (26/9/2026), keberangkatan alat dan mesin pertanian (alsintan) menuju Pulau Enggano menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pengolahan lahan serta perluasan areal persawahan di wilayah tersebut.

Program cetak sawah yang dilaksanakan pada 2025 dan 2026 ini diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan sektor pertanian, sekaligus memperkuat kontribusi Bengkulu Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, Juwita Abadi, SP, menegaskan bahwa perluasan areal pertanian melalui pencetakan sawah baru merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya padi.

“Upaya peningkatan produksi pangan, khususnya padi, salah satunya melalui perluasan areal atau cetak sawah baru,” ungkap Juwita.

28 Unit Alsintan, Empat Brigade Pangan Diperkuat

Tak hanya membuka peluang perluasan lahan, program ini juga diperkuat dengan dukungan peralatan modern untuk membantu petani mengolah lahan secara lebih efektif dan efisien.

Sebanyak 28 unit alsintan telah diserahkan kepada empat Brigade Pangan (BP) penerima manfaat di Kecamatan Enggano.

Rinciannya meliputi:

* 16 unit traktor roda dua (TR2).

* 4 unit traktor roda empat (TR4).

* 8 unit crawler untuk mendukung pengolahan lahan.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi tenaga penggerak bagi Brigade Pangan dalam memaksimalkan potensi lahan pertanian di Enggano.

Menurut Juwita, seluruh alsintan tersebut telah diserahkan kepada empat Brigade Pangan penerima manfaat agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pengolahan lahan.

“Semua alsintan tersebut sudah diserahkan kepada empat Brigade Pangan penerima manfaat di Kecamatan Enggano, dengan harapan alat tersebut dapat digunakan dengan baik,” jelasnya.

Enggano Punya Potensi, Alsintan Jadi Penunjang Produktivitas

Kehadiran bantuan alsintan menjadi bagian dari upaya mendorong modernisasi pertanian, terutama dalam menghadapi tantangan pengolahan lahan dan pengembangan areal persawahan baru.

Dengan dukungan traktor roda dua, traktor roda empat, serta crawler, kegiatan pengolahan lahan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Empat Brigade Pangan yang menerima manfaat juga diharapkan mampu mengelola dan memanfaatkan peralatan tersebut secara maksimal, termasuk menjaga pemeliharaan agar bantuan pemerintah dapat digunakan secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Melalui program cetak sawah baru dan dukungan alsintan, Kecamatan Enggano diharapkan mampu mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki, memperluas areal tanam, serta meningkatkan produksi padi secara bertahap.

Bagi Kabupaten Bengkulu Utara, langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Dengan sinergi pemerintah, Brigade Pangan, dan petani, bantuan alsintan diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendukung, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pertanian di Pulau Enggano.

HARIAN RAKYAT ONLINE — Mengawal Pembangunan, Menyuarakan Kepentingan Rakyat.(R01)