KONSULTAN, Sumur Bor Desa Kertapati, Diduga Rugikan KADES

oleh -945 Dilihat
oleh

HARIAN RAKYAT ONLINE- Penggunaan Dana Desa (DD) Kertapati sepertinya bakal merugikan kepala Desa, lantaran perencanaan yang tidak matang hingga konsultan perencanaan terkesan tidak memahami kebutuhan Anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan Sumur Bor satu titik dengan dana 116 juta, kades terpaksa pasang spidometer lampu mengeluarkan dana lain.

” Saya bingung dengan pekerjaan sumur Bor ini, pasir 8 kubik, nambah semobil lagi, pancang nambah, spidometer lampu gak ada dalam RAB, Tekmon 5000L gak ada tempat belinya dan piva nyo jugo mungkin susah cari, pusing aku dan terpaksa saya Gali satu lagi tempat sumur bor yang lain, karena yang sudah di Bor airnya keruh” Ungkapnya

Ketika disinggung terkait dugaan Mark Up

” Saya tidak tau itulah, yang jelas dikerjakan dulu, Tekmonnyo jugo mau saya beli asal cukup 10ribu liter, jelas Kades melalui Via telpon 02/11/2023.

Pantauan awak Media, Wajar saja kalau banyaknya berbagai persoalan pembangunan Dana Desa sering menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat, hingga peran kasi perencanaan dan kasi PMD kecamatan pun sering menjadi sorotan dikalangan publik, lantaran kadesnya sendiri di buat pusing oleh item pekerjaan yang harus di pertanggung jawabkan.

Penulis : lau