Ada Apa Dengan Pemdes Tanah Tinggi, Diduga Usir Penjaga Cagar Budaya

oleh -226 Dilihat
oleh

HARIAN RAKYAT ONLINE- Kawasan cagar budaya Tingo Lambing, Kabupaten Bengkulu Utara, potensial dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata, mestinya harus dijaga dan dipelihara untuk menarik tambahan kunjungan dengan menawarkan aktivitas, tradisi, dan kearifan lokal setempat.

Namun lain halnya dengan Situs Budaya Keramat Tingo Lambing yang berada di desa Tanah Tinggi kecamatan Padang jaya, penjaga keramat Tingo Lambing tersentak kaget menerima kedatangan BPD Desa Tanah Tinggi menanyakan tentang penjaga Situs Budaya tersebut

” Kemarin Saya didatangi oleh BPD habis rapat katanya, mereka tanya saya ijin sama siapa, buku tamu sama kotak dan kandang sapi. Saya disuruh pindah dari sini,entah kapan waktunya mau dipanggil desa, intinya saya disuruh pindah dari sini. Saya di lapor ke desa mungut duit kepada pengunjung, setahu saya pengunjung tinggalkan duit di kotak memang ada mas, ada yang 1000, 2000, 10000 dan 500 rupiah uangnya untuk beli perabot kebutuhan situs” Ungkap Sangkuriadi 02/11/2023 melalui Via telpon.

Ketika dikonfirmasi kepada kepala Desa Tanah Tinggi

” Sampai saat ini belum ada konfirmasi dengan saya” jelas kades Tanah Tinggi kepada awak media 02/11/2023.

Pantauan awak media, Penjaga Situs bersejarah tersebut, orangnya lugu dan tidak neko-neko dan tidak pernah minta uang kepada pengunjung situ, kecuali pengunjung sendirilah yang meletakkan di kotak amal dan Penjaga tersebut mendapat surat tugas resmi dari pihak kecamatan Padang jaya, dalam hal ini ; Camat setempat, Kapolsek dan koramil untuk menjaga Situs bersejarah tersebut.

 

Penulis: lau