Ketua DPRD Bengkulu Utara Tanam Pohon Asuh Bersama Bupati, Dorong Gerakan Lestarikan Hutan

oleh -161 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin, S.IP, bersama Bupati Arie Septia Adinata, SE, M.AP, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kegiatan penanaman pohon asuh di kawasan wisata Lemo Nakai, Desa Batu Raja R, Kecamatan Hulu Palik, Rabu (11/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan. Program Pohon Asuh dipandang sebagai salah satu langkah nyata dalam pelestarian lingkungan dengan melibatkan partisipasi berbagai pihak.

Ketua DPRD: Pohon Asuh, Cara Nyata Jaga Hutan

Ketua DPRD Parmin menjelaskan bahwa melalui program ini, setiap pihak dapat berperan aktif menjaga kelestarian hutan dengan cara menjadi “pengasuh” pohon.

“Penanaman pohon asuh adalah salah satu cara efektif untuk ikut menjaga hutan. Pohon yang diasuh dipilih dengan kriteria tertentu, seperti memiliki diameter minimal 60 cm, agar upaya pelestarian lebih berdampak,” jelas Parmin.

Ia menambahkan bahwa pendanaan untuk program ini dikumpulkan secara kolektif dari berbagai pihak dan akan digunakan untuk merawat serta melindungi pohon-pohon tersebut agar tetap tumbuh dengan baik.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Bupati Arie Septia Adinata mengapresiasi langkah DPRD dan Forkopimda dalam kegiatan ini. Menurutnya, kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama yang harus melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Program seperti ini sangat penting. Kita harus bergerak bersama untuk menjaga hutan, bukan hanya dengan menanam, tetapi juga merawatnya agar memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Bupati.

Harapan untuk Kelestarian Lingkungan

Program Pohon Asuh di Bengkulu Utara diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dengan dukungan berbagai pihak, kawasan hutan di daerah tersebut diharapkan tetap lestari dan memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa pelestarian alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.(Adv)