Dugaan Pemotongan Reward Atlet Berprestasi Kembali Mencuat, Terjadi Desember 2025

oleh -378 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara – Dugaan pemotongan reward atlet berprestasi di Kabupaten Bengkulu Utara kembali mencuat ke publik. Informasi terbaru yang diterima awak media menyebutkan bahwa praktik serupa diduga kembali terjadi pada Desember 2025, kejadian sebelumnya mencuat pada Juli 2025 hingga menambah panjang daftar keluhan para orang tua atlet taekwondo.

Sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa reward prestasi yang seharusnya diterima atlet secara utuh kembali diduga mengalami pemotongan dengan dalih tertentu. Para atlet diminta menandatangani dokumen di atas materai, sementara dana reward yang diterima tidak sesuai dengan nominal yang semestinya.

Ironisnya, kejadian ini terjadi di tengah persiapan atlet menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk agenda Kejuaraan Daerah (Kejurda). Para orang tua atlet menilai kondisi tersebut sangat mencederai semangat atlet yang telah berjuang membawa nama baik daerah.

“Anak-anak sudah berlatih keras dan berprestasi, tapi hak mereka justru diduga dipotong. Ini sangat tidak adil,” ujar salah satu orang tua atlet melalui sumber yang dapat dipercaya (12/25)

Dengan kembali munculnya dugaan pemotongan reward pada Desember 2025 ini, para orang tua atlet mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkulu Utara serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit dan klarifikasi menyeluruh terkait penyaluran dana reward atlet.

Mereka berharap tidak ada lagi praktik yang merugikan atlet dan mencoreng dunia olahraga di Kabupaten Bengkulu Utara. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan reward yang kembali terjadi tersebut.(R01)