Dugaan Korupsi” Usai Akui Dana Publikasi Dua Miliar Lebih, Sekwan Bungkam 

oleh -334 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online– Dugaan Korupsi Alokasi anggaran dana kerjasama dan publikasi dengan sejumlah perusahan media Di sekretariat DPRD kabupaten Bengkulu Utara Semangkin menyakinkan, Pasca pengakuan Sekwan Dana Publikasi Dua Miliar Lebih Utuh di depan (pemda.red).

“Dana Publikasi Dua Miliar lebih itu masih utuh di depan” Ungkap Sekwan beberapa jam sebelum pencairan Anggaran Dana publikasi Rp. 480 juta untuk 80 Media di sekretariat DPRD kabupaten Bengkulu Utara beberapa Minggu yang lalu 22/12/2023.

Pasalnya, pada saat realisasi anggaran Dana publikasi di sekretariat DPRD kabupaten Bengkulu Utara (22/12/2023) beberapa Minggu yang lalu, Satu persatu pimpinan Awak Media menerima sisah lembaran tagihan publikasi, yang tidak dibayar Oleh bendahara pengeluaran (red. Andre) dengan penjelasan anggaran Publikasi Media Online yang dapat dibayar hanya Rp. 480 juta, untuk 80 Media Online.

Penjelasan Bendahara tersebut, sampai saat ini masih menjadi misteri, jika dikalkulasikan

“Kalau teman-teman Media hanya dibayar 2,3,4 dan 5 publikasi, sisah Anggaran kemana, karena untuk dana Publikasi Rp. 480 juta itu, kalau dibagikan rata, paling tidak 6 publikasi per Media dari anggaran itu saja sudah nampak ada permainan. Jangan makan hak-hak teman-teman media lah, Bahwa Anggaran Dana publikasi Media Online itu Rp. 600 juta lebih, media cetak Rp. 1,4 miliar dan TIVI 105 juta, ini Anggaranya maka ketemu besaran anggaran tersebut seperti yang disampaikan oleh sekwan” Ungkap Sumber Berita 16/1/2024 kepada awak Media.

Sebelum berita ini diterbitkan, Sekwan DPRD kabupaten Bengkulu Utara masih Bungkam, terkait  dugaan tersebut.

 Penulis : lau