Bupati Bengkulu Utara Tegaskan Keselarasan Pembangunan, Kepala Desa Diminta Sinkronkan Program Sesuai Kebutuhan Daerah

oleh -403 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus mendorong keselarasan pembangunan antara pemerintah daerah dan desa. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., dalam agenda audiensi bersama jajaran kepala desa dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut yang digelar di ruang kerja bupati, Senin (4/8/2025).

Didampingi Asisten I Setdakab dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), audiensi ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah serta menyinkronkan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah kabupaten dan desa. Audiensi turut dihadiri perwakilan dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI), serta Perkumpulan Komunikasi Kepala Desa (PKKD).

Dalam sambutannya, Bupati Arie menegaskan bahwa kepala desa adalah ujung tombak pembangunan di tingkat bawah dan merupakan mitra strategis pemerintah dalam merealisasikan program-program prioritas.

> “Kepala desa ini adalah tangan kanan pemerintah. Untuk itu saya mengajak seluruh kepala desa agar menjembatani program dari pusat maupun daerah. Tapi perlu diingat, program tersebut harus tetap disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing dan tentu saja harus mengikuti aturan yang berlaku,” tegas Arie.

 

Audiensi ini tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga ajang konsolidasi dan penguatan komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh pembangunan desa berjalan harmonis dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kinerja dan semangat para kepala desa dalam mendukung visi-misi pembangunan daerah. Ia menilai, kemajuan desa akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan.

> “Desa adalah fondasi utama dari pembangunan daerah. Jika desa kuat, maka daerah pun akan tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, sinergi antara desa dan kabupaten harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Bengkulu Utara juga menegaskan komitmen dinas dalam mendampingi pemerintah desa menyusun program berbasis kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan partisipatif dari masyarakat desa sangat diperlukan agar pembangunan benar-benar tepat sasaran.

Audiensi ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi, kendala di lapangan, serta ide-ide strategis dari para kepala desa yang nantinya akan dirangkum dan dijadikan masukan dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Para perwakilan kepala desa yang hadir menyambut baik langkah Pemkab ini. Mereka berharap forum seperti ini dapat rutin digelar sebagai wujud keterbukaan dan partisipasi dalam proses pembangunan.

Hingga akhir pertemuan, seluruh pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi aktif, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan membangun desa secara terpadu dan berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting dalam mewujudkan Bengkulu Utara yang maju, mandiri, dan merata dalam pembangunan.(Adv)