BENGKULU, HR — Nama Bengkulu kembali menembus panggung internasional. Coach Eko Yulianto, S.Pd., M.Pd., pelatih PPS Satria Muda Indonesia Komisariat Kota Bengkulu, dipercaya menjadi Pelatih Tim Nasional Pencak Silat Amerika Serikat.
Penugasan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan pencak silat Indonesia sekaligus membawa nama Bengkulu ke level dunia.
Berdasarkan informasi yang beredar dan pemberitaan pada 7 Oktober 2026, penunjukan Eko Yulianto merupakan bagian dari program “Pencak Silat Road to Olympic” yang melibatkan PERSILAT, PB IPSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Program tersebut menempatkan pelatih pencak silat Indonesia di sejumlah negara untuk memperluas pembinaan pencak silat secara global.
Tidak hanya bertugas mengajarkan teknik bertanding, para pelatih juga diharapkan membawa nilai, filosofi, karakter dan budaya pencak silat Indonesia ke negara penempatan.
Dari Bengkulu untuk Dunia
Kepercayaan kepada Eko Yulianto menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Satria Muda Indonesia Bengkulu.
Sebelum menjalankan penugasan, para pelatih disebut mengikuti pelatihan dan pembekalan bersama pelatih dari berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut mencakup penempatan pelatih di 25 negara.
Eko sendiri bukan nama baru dalam pembinaan pencak silat Bengkulu. Data Kemenpora mencatat Eko Yulianto, S.Pd. sebagai pelatih cabang olahraga pencak silat dengan kategori pelatih nasional.
Jejak keterlibatannya dalam pembinaan pencak silat Bengkulu juga telah tercatat dalam berbagai kegiatan sebelumnya, termasuk sebagai pelatih utama tim pencak silat Bengkulu.
Bawa Misi Budaya Indonesia
Penugasan di Amerika Serikat bukan sekadar persoalan olahraga.
Pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia. Karena itu, kehadiran pelatih Indonesia di luar negeri sekaligus menjadi sarana memperkenalkan seni bela diri, filosofi, disiplin dan karakter bangsa Indonesia kepada komunitas internasional.
Eko diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas atlet pencak silat Amerika Serikat sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi internasional, termasuk World Championship di Uzbekistan.
Bagi Bengkulu, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa talenta daerah tidak harus berhenti di tingkat nasional.
Dari Bengkulu, Eko Yulianto kini membawa pencak silat Indonesia menuju panggung Amerika Serikat.
Penugasan ini sekaligus menjadi pesan bahwa Bengkulu tidak hanya mampu melahirkan atlet, tetapi juga pelatih yang dipercaya membawa ilmu dan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Selamat dan sukses Coach Eko Yulianto, S.Pd., M.Pd. — dari Bengkulu untuk Indonesia, dari Indonesia untuk dunia.(R01)





