Harian Rakyat Online- Rencana Audensi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) kabupaten Bengkulu Utara gagal terlaksana, karena Bupati Bengkulu Utara H. Ir. Mian Tidak berada di tempat, namun kedatangan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) kabupaten Bengkulu Utara tetap diterima oleh pemkab Bengkulu Utara melalui Asisten I Rahmat Hidayat. dan pemerintah Daerah kabupaten Bengkulu Utara akan berkoordinasi dengan Kemendagri terkait hasil pertemuan APDESI ke gubernur provinsi Bengkulu sehubungan dengan APBD kabupaten Bengkulu Utara yang belum Klir sampai dengan saat ini.
“Mereka ingin Ber Audensi tadi itu, tapi pak Bupati tidak berada ditempat, kedatangan mereka sudah saya Terima langsung terkait hasil pertemuan mereka di provinsi, jadi saya jelaskan Pemerintah berusaha menyikapi itu dalam artian sekarang lagi berkoordinasi ke Kemendagri terkait APBD Bengkulu Utara yang belum Klir ini” Ungkap Asisten I kabupaten Bengkulu Utara Rahmat Hidayat Senin 5 Pebruari 2024 di Ruang kerjanya.
Terkait PERKADA gaji PNS, Non PNS dan anggaran Dana Desa, Asisten I juga menjelaskan
“Tidak ada PERKADA, terkait dengan gaji PNS, Non PNS, Kita hanya ada Raperda APBD, terkait Statement pak Haryadi yang menyatakan itu, kita tidak tahu dan tidak pernah dengar itu, masalah dasar hukum pembayaran gaji PNS dan Non PNS sebelum selesainya APBD kita, itu silahkan berkoordinasi dengan BKAD itu yang lebih tahu mas Rup” jelasnya
Ketika disinggung terkait ada dugaan 3 pejabat Bengkulu Utara yang menyatakan pemprov Bengkulu memerintahkan pemkab Bengkulu Utara untuk mencoret Anggaran Motor Dinas Kades Tahun Anggaran 2024
“jadi cak ini, itu tidak ada sama sekali kita memerintahkan menggeruduk atau menggalang untuk ke provinsi, jadi yang ada kemarin pak Jefri telpon saya, cak mano tindaklanjut APBDes kami ini bos kapan pacak di cairkan ini, dan terkait isu yang beredar Anggaran Motor Dinas Kades yang mau dicoret ini bos. Itu saya jelaskan kita sudah menyerahkan Raperda APBD kita ke provinsi Bengkulu, dievaluasi dan terakhir Jumat kemarin sudah kita serahkan ke provinsi. terkait dengan itu tinggal lagi hasil Verifikasi Gubernur, silahkan dikonfirmasi dengan pak Gubernur untuk menanyakan kapan APBD kita selesai, karena kita sudah menyerahkan Dokumen itu segalo. Terkait pesan singkat WhatsApp yang beredar pemprov memerintahkan Pemkab Bengkulu Utara untuk mencoret Anggaran Motor Dinas, itu tidaklah benar karena kita tidak pernah memerintahkan itu” Tutup Asisten I Rahmat Hidayat. Senin 5/2/2024. Diruang kerjanya.
Sebelum Berita ini diterbitkan, ketua APDESI Bengkulu Utara Jefri belum dapat dikonfirmasi, gagalnya Audensi tersebut dan langkah apa yang akan dilakukan untuk selanjutnya
Penulis : Redaksi





