Bengkulu Menghangat di Tahun Kedua, Skenario Pecah Kongsi Helmi–Mian Mulai Dibahas

oleh -582 Dilihat
oleh

BENGKULU – Dinamika politik Bengkulu kian menghangat saat duet Helmi Hasan dan Mian baru memasuki tahun kedua masa jabatan.

Di satu sisi, Helmi Hasan menjadi sorotan publik terkait berbagai isu pemeriksaan kasus, meski hingga kini belum berstatus tersangka. Di sisi lain, kasus dugaan korupsi replanting sawit Bengkulu Utara senilai Rp139 miliar lebih belum juga tuntas.

Kasus yang bersumber dari dana BPDPKS itu telah menetapkan:

4 Terdakwa dari satu kelompok tani Rp13 miliar telah disita, 27 kelompok tani lainnya masih santai belum tersentuh hukum.

Kasus ini terjadi saat Mian menjabat sebagai Bupati Bengkulu Utara. Namun hingga kini, ia tidak terseret secara hukum dan tetap tampil tenang, menurut tokoh pemuda Provinsi Bengkulu, yakni Amirul Mukminin, S.E

Kontras Citra Memicu Spekulasi

Situasi ini menciptakan kontras di internal pemerintahan: Gubernur disorot isu, Wakil gubernur relatif stabil

Ia menilai, perbedaan tekanan politik ini mulai memunculkan spekulasi adanya “retak halus” di tubuh pemerintahan.

Skenario Pecah Kongsi Mulai Dibahas diberbagai kalangan masyarakat 

Seiring dinamika yang berkembang, muncul analisis dugaan skenario terburuk berupa potensi pecah kongsi.

“Jika berlanjut, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi: Dualisme pengaruh dalam birokrasi, Munculnya manuver politik terbuka, Tekanan terhadap kepemimpinan daerah.” Bebernya.

Hingga saat ini:

Kasus replanting masih berjalan dan belum menyentuh seluruh pihak, Wakil gubernur tidak terseret secara hukum, Gubernur masih dalam sorotan berbagai isu.

Di tengah kondisi tersebut, muncul spekulasi potensi pecah kongsi, meski belum ada tanda konflik terbuka.

(Redaksi)