Bengkulu Utara – Dugaan pemotongan reward atlet berprestasi pada Desember 2025 dipastikan tidak terjadi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bengkulu Utara, Nopri Silaban, menegaskan bahwa seluruh dana reward atlet ditransfer langsung ke rekening Pengurus Cabang (Percab) masing-masing cabang olahraga, tanpa melalui perantara.
“Untuk Desember 2025 saya pastikan tidak ada pemotongan reward atlet. Dana ditransfer langsung ke rekening Percab. Silakan dikonfirmasi ke masing-masing Percab,” tegas Nopri Silaban kepada awak media.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul kembali mencuatnya isu pemotongan reward atlet yang sebelumnya juga ramai diperbincangkan publik pada Juli 2025. Pada kasus Juli 2025 tersebut, Kadispora tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media.
“No comment,” singkat Kadispora saat itu ketika dimintai keterangan terkait dugaan pemotongan reward atlet periode Juli 2025.
Perbedaan sikap ini menjadi perhatian publik, terlebih dugaan pemotongan reward atlet kerap dikaitkan dengan lemahnya transparansi penyaluran dana pembinaan olahraga. Sejumlah orang tua atlet berharap agar mekanisme penyaluran reward, baik melalui Percab maupun langsung ke atlet, dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik berulang.
Meski Kadispora telah memastikan tidak ada pemotongan pada Desember 2025, sebagian orang tua atlet masih meminta adanya klarifikasi tertulis dari pengurus cabang olahraga mengenai besaran dana yang diterima dan disalurkan kepada atlet.
“Yang kami minta hanya keterbukaan, supaya atlet tidak dirugikan dan tidak ada lagi prasangka,” ujar salah satu orang tua atlet.
Hingga berita ini diturunkan, pengurus cabang olahraga terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai mekanisme penyaluran reward atlet kepada atlet penerima pada Desember 2025.(R01)





