Bupati Bengkulu Utara Targetkan Rp300 Miliar untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan Tahun 2026

oleh -375 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.A.P, menetapkan target pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp300 miliar. Target ini disebut sebagai salah satu program prioritas untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (19/8/2025), Arie menegaskan bahwa sektor infrastruktur menjadi tulang punggung kemajuan daerah. Menurutnya, perbaikan dan pembangunan jalan serta jembatan akan mempermudah akses transportasi, memperlancar distribusi barang, serta membuka peluang investasi baru di Bengkulu Utara.

“Pembangunan infrastruktur adalah pondasi kemajuan. Tahun 2026 kita targetkan anggaran Rp300 miliar untuk memperbaiki dan membangun jalan serta jembatan yang menjadi jalur vital bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Arie.

 

Bupati menambahkan, program tersebut akan difokuskan pada jalan penghubung antar-kecamatan, perbaikan jembatan yang sudah rusak berat, serta pembangunan akses baru ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau. Pemerintah daerah akan mengutamakan daerah terpencil dan kawasan produktif yang membutuhkan akses transportasi memadai.

Mendukung Visi Bengkulu Utara Maju Hebat Bahagia (MAHABBAH)
Target ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Bengkulu Utara sebagai kabupaten yang maju dan berdaya saing. Selain itu, Arie menekankan pentingnya perencanaan matang agar proyek infrastruktur dapat selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis.

Pemkab Bengkulu Utara juga berkomitmen melibatkan pengawasan ketat dari inspektorat daerah, DPRD, dan masyarakat agar penggunaan anggaran transparan dan bebas dari penyimpangan.

Dukungan Anggaran dari Pusat dan Provinsi

Arie mengungkapkan bahwa pembiayaan program ini tidak hanya mengandalkan APBD Kabupaten, tetapi juga mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Pihaknya telah mengajukan proposal proyek strategis daerah ke Kementerian PUPR untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan keuangan lainnya.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Dukungan pusat dan provinsi sangat penting untuk memastikan pembangunan ini berjalan optimal,” kata Arie.

Harapan Masyarakat

Sejumlah warga menyambut positif rencana tersebut. Mereka berharap pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh desa-desa yang selama ini mengalami kesulitan akses.

Dengan target Rp300 miliar ini, Bupati Arie optimistis Bengkulu Utara akan memiliki infrastruktur yang lebih memadai mulai tahun 2026, sehingga mampu mempercepat laju pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (R02)