BENGKULU UTARA, HR– Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., meninjau langsung lokasi kebakaran maut yang menghanguskan sebuah rumah di Desa Senali, Kecamatan Arga Makmur, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terhadap keluarga korban yang terdampak musibah.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Arga Makmur, serta Kepala Desa Senali. Kehadiran rombongan disambut keluarga korban yang masih berduka atas peristiwa tragis yang merenggut dua nyawa.
Berdasarkan data yang dihimpun, rumah yang terbakar dihuni oleh empat orang anggota keluarga, terdiri dari dua orang tua, satu anak, dan satu menantu. Musibah tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni anak dan menantu pemilik rumah. Korban perempuan diketahui sedang mengandung dengan usia kehamilan sekitar enam bulan.
Di hadapan keluarga korban, Bupati Arie menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memastikan pemerintah hadir memberikan dukungan moril maupun bantuan kepada warga yang tertimpa musibah.
“Kami hadir langsung di titik lokasi kebakaran untuk menyampaikan rasa belasungkawa, memberikan dukungan semangat, serta memastikan kehadiran pemerintah daerah di tengah musibah yang dialami warga kami,” ujar Arie.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Tentu kita semua sangat prihatin dan berduka cita. Kita doakan almarhum dan almarhumah husnul khatimah, serta janin dalam kandungan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan,” tuturnya.
Sebagai bentuk tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyalurkan bantuan berupa uang tunai, paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, susu kental manis, dan sarden, perlengkapan sandang seperti baju, celana training, sarung, daster, serta handuk. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan material berupa seng untuk mendukung perbaikan sementara rumah yang terbakar.
Tidak hanya bantuan logistik, Bupati juga menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara agar memberikan pelayanan cepat dan proaktif dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan keluarga korban.
“Saya minta Dinas Dukcapil memberikan pelayanan cepat dan proaktif untuk pengurusan Kartu Keluarga, Akta Kematian maupun KTP keluarga terdampak. Kita permudah semuanya agar keluarga tidak perlu dibebani di tengah situasi duka ini,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca musibah. Kehadiran pemerintah di lokasi juga menjadi bentuk komitmen bahwa setiap warga yang mengalami bencana tidak akan menghadapi cobaan seorang diri.
(Redaksi)





