Malam Budaya HUT ke-67, Disdik Tegaskan Seni Tari Jadi Pilar Pendidikan Karakter

oleh -107 Dilihat
oleh

ARGA MAKMUR,HR – Harian Rakyat Online – Malam Pentas Seni dan Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara di Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Rabu (8/7/2026), berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan budaya daerah, termasuk tari kolosal yang menjadi salah satu penampilan utama.

Di atas panggung megah dengan tata cahaya artistik dan latar layar LED, puluhan penari menampilkan koreografi yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern. Penampilan tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat maupun tamu undangan yang hadir.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa seni tari bukan sekadar hiburan dalam sebuah perayaan, tetapi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Penampilan tari kolosal malam ini menunjukkan bahwa Bengkulu Utara memiliki kekayaan seni budaya yang luar biasa. Ini merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dikembangkan melalui dunia pendidikan agar tidak tergerus perkembangan zaman,” ujar Firdaus.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal. Melalui pembelajaran seni budaya serta kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik dapat mengenal, mempelajari, dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Bengkulu Utara.

Firdaus menambahkan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, rasa percaya diri, serta kecintaan terhadap identitas daerah. Karena itu, Dinas Pendidikan terus mendorong satuan pendidikan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang seni.

“Membangun generasi unggul harus diiringi dengan pelestarian budaya. Seni tari mengajarkan disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap daerah sendiri. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian dari pendidikan karakter,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh seniman, pelatih, koreografer, panitia, serta para penari yang telah menampilkan pertunjukan berkualitas pada malam puncak HUT ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku seni menjadi modal penting dalam menjaga eksistensi budaya lokal.

Perayaan HUT ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara tahun ini tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ajang memperlihatkan bahwa Bengkulu Utara memiliki aset seni budaya yang bernilai tinggi. Melalui dunia pendidikan, aset tersebut diharapkan terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi masa depan.
(ADV)