Siswa Temukan Ulat dan Siput di Nasi MBG, Dapur Satu Padang Jaya Tutup Diri dari Wartawan

oleh -676 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam publik. Sejumlah siswa di SDN 089 Bengkulu Utara dikabarkan menemukan ulat dan siput dalam sayur nasi siap saji yang dipasok dari Dapur Satu Padang Jaya.

Menurut keterangan sumber berinisial Bi, Minggu (19/10/2025). Para siswa awalnya enggan mengonsumsi makanan MBG setelah melihat adanya ulat dan siput di dalam lauk sayur.

“Awalnya siswa-siswi itu menolak untuk mengonsumsi nasi siap saji dari Dapur Satu Padang Jaya, karena ada ulat dan siput. Namun pihak sekolah meminta untuk tetap dikonsumsi,” ungkap Bi kepada wartawan.

Temuan tersebut menimbulkan keresahan di kalangan orang tua dan masyarakat. Mereka menilai pengawasan kualitas bahan pangan dari dapur penyedia MBG masih sangat lemah dan perlu evaluasi serius.

Selain itu, warga sekitar menyoroti dugaan bahwa karyawan Dapur Satu Padang Jaya didominasi oleh satu keluarga, sehingga masyarakat lain tidak memiliki kesempatan untuk ikut bekerja dalam program yang dibiayai oleh pemerintah itu.

“Kami berharap pemerintah turun tangan dan mengevaluasi. Jangan hanya satu keluarga yang bekerja di dapur, beri kesempatan masyarakat lain juga,” ujar salah satu warga setempat.

Ironisnya, ketika wartawan mencoba melakukan konfirmasi langsung ke Dapur Satu Padang Jaya, pihak dapur justru menolak peliputan, tentu Sikap terkesan tertutup ini memunculkan dugaan adanya hal yang ingin disembunyikan, belum lagi penghentian penyaluran MBG ke SMPN 28 masih menjadi misteri yang ditujukan kepada dapur satu Padang jaya.

Kasus ini menambah daftar panjang polemik dalam pelaksanaan program MBG di Bengkulu Utara, termasuk di SDN 089 yang menjadi salah satu titik distribusi utama. Publik kini menanti langkah tegas dari Dinas Pendidikan dan instansi terkait untuk memastikan keamanan pangan, transparansi pengelolaan, serta keadilan dalam pelaksanaan program bergizi bagi siswa sekolah dasar.(BM)