Bengkulu Utara HR- Persoalan keterlambatan realisasi anggaran Dana Desa (DD) Desa genting perangkap Kecamatan Air Besi kabupaten Bengkulu Utara 30 Desember 2024 beberapa hari yang lalu, diduga masih menyisah berbagai persoalan realisasi anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024.

Pasalnya, beberapa perangkat Desa genting perangkap mempertanyakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) selisih antara realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran 2024, terkait dengan realisasi anggaran RKP desa, SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) dan Mubeler Kantor Desa genting perangkap yang tidak dapat direalisasikan pada akhir tahun anggaran 2024.

“Kami minta data anggaran yang katanya tidak dapat direalisasikan pada akhir tahun 2024 ini, Karena anggaran penyusunan RKPDes, Tahun Anggaran 2025 dan SIK-NG seharusnya dapat kami terima di akhir tahun 2024” Ungkap beberapa perangkat Desa genting perangkap di kantor Desa setempat.
Menanggapi hal tersebut, Bendahara Desa genting perangkap terkesan berdalih, semua data Masih di tangan operator Desa yang tidak sempat hadir pada Acara tersebut.
“Data SILPA tahun anggaran 2024 saya lupa, semua data ada pada operator Desa, operator tidak bisa hadir karena ada keluarganya di rumah sakit” tegas bendahara Desa genting perangkap Ela Anggraini.
Mendengar penjelasan bendahara desa genting perangkap yang terkesan bolak-balik, beberapa perangkat Desa genting perangkap naik pitam
“Katanya tadi rekening dalam posisi kosong, Sekarang Anggaran RKPDes dan SIK-NG dan Mubeler SILPA, jadi mana yang benarnya ini” Tegas beberapa perangkat Desa dengan kesal, Sehingga terindikasi dengan bahasa SILPA Angin (Alias Rekening Kosong)
Editor : R01





