Pengukuran Lahan Kebun Luar HGU, PT. Agricinal Kembali Berdarah

oleh -1490 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara HR- Rabu tanggal 04/09/2024 Pukul 14:30.Wib. PT. Agricinal kembali berdarah, namun kejadian kali ini beda dengan kejadian sebelumnya, dua orang warga desa penyangga PT. Agricinal dilarikan ke rumah sakit akibat terkena peluru panas Oknum Brimob POLDA Bengkulu akibat memanen sawit di Sepadan sungai luar HGU yang telah ditetapkan oleh BPN kabupaten Bengkulu Utara 

Kejadian kali ini giliran Senior Manager PT. Agricinal (red. Budi Satria) yang bercucuran darah diduga akibat mau merebut parang di pinggang warga desa penyangga (red. Jeri) saat menegur karyawan PT. Agricinal melakukan pengukuran lahan kebun PT. Agricinal yang diluar HGU, yang telah ditentukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Bengkulu Utara.

Kronologis Kejadian, menurut Warga Desa penyangga, tepatnya di Abdeling 12 wilayah desa Suka Merindu, karyawan PT. Agricinal melakukan pengukuran lahan kebun PT. Agricinal yang diluar HGU, Warga setempat menegur karyawan pengukuran dan meminta Senior manager Budi Satria datang dengan harapan dapat penjelasan, dengan alasan apa karyawan PT. Agricinal melakukan pengukuran lahan kebun yang diluar HGU.

Tanpa basa-basi Senior Manager PT. Agricinal Budi Satria turun dari mobil Hilux warna silver langsung merebut parang di pinggang milik Jeri dan menyandera adik kandung Jeri,  menyita HP dan menghapus Vidio kejadian tersebut tanpa seizin pemilik HP yang diduga beritikat buruk terhadap jeri sehingga Senior Manager PT. Agricinal terluka dan dilarikan ke puskesmas dan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Putri Hijau Bengkulu Utara.

“Saya heran tanpa basa-basi, apa maksud dan tujuan Budi satria dan temannya turun dari mobil langsung merebut parang di pinggang saya, menyandera adik kandung saya, merampas HP dan menghapus Vidio kejadian tersebut tanpa seizin pemilik HP” Ungkap Jeri

“Awalnya saya kira Budi Satria dan temannya igin menyalami saya, teryata langsung mau merampas parang milik saya hingga terluka. Akibat kejadian tersebut saya dilaporkan ke Polsek Putri Hijau, aneh kejadian itu saya yang dirampas, adik saya disandera isi kontennya dihapus tanpa seizin pemilik, kok saya yang dilaporkan, tapi enggak apa-apa lah, saya juga akan membuat laporan atas kejadian tersebut” Tegas Jeri Warga Desa penyangga PT. Agricinal (04/9/2024)

Sebelum berita ini diterbitkan, Humas PT. Agricinal (red. Roswan) yang hadir juga pada saat kejadian, belum dapat dikonfirmasi oleh Awak Media, terkait kebenaran insiden tersebut saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Penulis : R01