Mosi Tidak Percaya” Masyarakat Ancam, Kepala Desa Tanjung Karet Turun Tahta…!

oleh -876 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara HR– Polemik masyarakat Desa Tanjung Karet dengan kebijakan Kepala Desa SARKAWI kian meruncing ke berbagai persoalan yang kian memanas, Polemik kebijakan Kepala Desa SARKAWI dengan masyarakat setempat berpotensi menempuh jalan buntu

Pasalnya, Semenjak Kepala Desa Tanjung Karet terpilih SARKAWI yang sudah menjalankan roda pemerintahan Desa Tanjung Karet terhitung 29 juli 2022 hingga saat ini 2024 dipandang masyarakat setempat minim pembangunan dan tidak memperhatikan kepentingan masyarakat atas kehadiran PT. Putra Maga Nanditama (PMN) di Wilayah Desa setempat.

“Kami sudah tidak percaya lagi dengan kebijakan Kepala Desa Tanjung Karet SARKAWI, Kami tertipu memilih dia menjadi pemimpin Desa Tanjung Karet, janji dulu akan mengedepankan kepentingan masyarakat, nyatanya sudah berjalan hampir 3 tahun pembangunan Desa hanya ada gudang PKK seperti kurungan kambing, sedangkan anggaran Dana Desa miliaran per tahun, Kami minta SARKAWI diberhentikan jadi Kepala Desa Tanjung Karet” Tegas masyarakat setempat, Kepada Awak Media (22/12/2024)

“Kami semakin tidak percaya dengan kepemimpinan SARKAWI ini, Sejak Inspektorat turun mengaudit Dana Desa yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ke Desa, istri saya tidak mengikuti arahan Kepala Desa yang disuruh mengakui hal yang tidak ada” Lanjut Warganya

“Saat ini sudah seratus lebih Aksi tanda tangan masyarakat untuk menyampaikan tuntutan Mosi tidak percaya lagi dengan kepemimpinan SARKAWI memimpin Desa Tanjung Karet, Segala kebijakan akan masyarakat ambil alih sebelum ada penentuan Pj dari pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara, khususnya ganti RAB jalan rabat beton yang akan telah diserahkan ke Desa Tanjung Karet dari PT. PMN Rp. 185 juta” Tambah Warga.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tanjung Karet SARKAWI akan terlebih dahulu melakukan koordinasi Kepada pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara, terkait tuntutan masyarakat yang berpotensi Ambil alih kebijakan

“Saya setuju jika masyarakat akan mengambil alih pengelolaan ganti RAB jalan rabat beton yang diserahkan oleh PT. PMN Kepada pemerintah Desa Tanjung Karet, Namun tentu semua mesti mengacu pada aturan dan regulasi yang harus diikuti, tentu jika itu dilaksanakan langsung oleh masyarakat akan meringankan beban Saya sebagai kepala Desa. kalau tuntutan masyarakat harus transparan terkait RAB kegiatan itu nanti, Saya rasa tidak mungkin karena RAB itu adalah rahasia negara, saya akan mencari aturannya terlebih dahulu” Ungkap SARKAWI Kepala Desa Tanjung Karet melalui Via telepon WhatsApp (23/12/2024).

Editor : R01