Kades Pukur Ridwan Hadi Pimpin Rembuk Stunting, Libatkan Semua Unsur Masyarakat

oleh -257 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa Pukur, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah desa. Acara ini dilaksanakan pada Jumat (29/8/2025) di balai desa setempat, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pukur, Ridwan Hadi.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Air Napal, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, kader pembangunan manusia (KPM), tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta perwakilan warga dari berbagai dusun.

Kades Pukur, Ridwan Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa rembuk stunting bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk menyatukan komitmen seluruh pihak.

“Masalah stunting harus kita tangani bersama, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat. Tujuannya jelas, memastikan generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Ridwan Hadi.

Camat Air Napal Apresiasi Langkah Desa
Camat Air Napal memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Pukur yang secara konsisten menjalankan program nasional penurunan angka stunting. Ia menilai keterlibatan semua unsur masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

“Langkah seperti ini harus dicontoh, Tanpa kolaborasi, target penurunan stunting akan sulit tercapai,” tegasnya.

Libatkan Perempuan dan Tokoh Masyarakat

Dalam rembuk ini, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan masukan terkait pola asuh, gizi anak, dan sanitasi lingkungan. Pendamping desa juga memaparkan data terkini serta strategi yang akan diterapkan dalam beberapa bulan ke depan.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas menambahkan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan pola hidup sehat sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Diharapkan Jadi Gerakan Berkelanjutan
Melalui rembuk stunting ini, Desa Pukur berkomitmen menjadikannya gerakan berkelanjutan. Selain penyuluhan, akan ada kegiatan lanjutan berupa pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian makanan tambahan bergizi, serta edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui.

Rembuk stunting ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh pihak yang hadir, sebagai bukti nyata keseriusan desa dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya.(BM)