KADES” Desa Taba Baru Bungkam, Terkait Dugaan Korupsi Ketahanan Pangan 2024.

oleh -462 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA, HR- Transparansi pengelolaan keuangan Desa Taba Baru Kecamatan Lais kabupaten Bengkulu Utara, semakin menggelitik untuk disimak Pasca mencuatnya dugaan korupsi pengelola itik telur yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat yang mestinya dibagikan per KK menurut sumber (Tr).

Pasalnya, Curhat pengelola itik telur Jon Kanedi terkait dugaan korupsi anggaran program ketahanan pangan 20% dengan besaran angka Rp. 185.000.000,-00. (Seratus delapan puluh lima juta rupiah) kepala Desa setempat (red. Ratno) terkesan Bungkam saat dikonfirmasi oleh Awak Media.

“Saya heran saat rapat tim dari kabupaten, kepala Desa Ratno pergi meninggalkan acara sedang berlangsung dan beliau hadir saat pembukaan saja. mungkin kades itu takut dan tahu saya akan menyampaikan keluhan saya sebagai pengelola itik telur ini yang akan mengusulkan pakan itik dan honor Saya termasuk sewa kolam saat” keluhnya

“Catatan penerimaan fisik program ketahanan pangan ini saya simpan, jika nanti ada pemeriksaan dari Inspektorat atau penyidik, mulai dari pembuatan kandang itik, jumlah itik yang saya terima, yang mati, jenis dan jumlah pakan hingga honor yang saya terima satu juta per bulan. saya tidak mau dikatakan mencari keuntungan di program ketahanan pangan ini, catatan sudah Saya siapkan terkait penjelasan realisasi anggaran yang katanya mencapai Rp. 185 .000.000,-00. Itu, Silahkan tanya dengan kepala Desa langsung saya tidak tahu selain catatan rincian yang ada dengan saya hingga saat ini, itupun tidak lebih dari perkiraan enam puluh juta rupiah” Tegasnya

Sayangnya hal itu, saat dikonfirmasi oleh Awak Media kepada kepala Desa Taba Baru (red. Ratno) memilih bungkam untuk menjawab pertanyaan Awak Media, hingga sulit untuk mendapatkan informasi terkait pengelolaan anggaran keuangan program ketahanan pangan Desa Taba baru Kecamatan Lais kabupaten Bengkulu Utara tahun anggaran 2024 yang terindikasi korupsi.

Editor : R01