Gurita Bisnis: Lahan Gratis Sponsor Diduga Pecah Kongsi, Tenda EO Sepi Peminat

oleh -358 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA – Menjelang grand opening Bengkulu Expo 2025 di Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Sabtu malam Minggu pukul 20:00.wib (30/8/2025), aroma konflik bisnis mulai tercium. Dugaan pecah kongsi di balik pemanfaatan lahan gratis dari sponsor menyeruak ke permukaan. Sementara itu, pasar malam yang digelar di sisi terdepan alun-alun justru membludak dengan tenda-tenda konvensional, meninggalkan deretan tenda kerucut milik EO nyaris tanpa peminat.

Pantauan awak media, tenda konvensional yang disewakan pedagang pasar malam laris manis di sepanjang jalan utama, sementara tenda kerucut EO CV. Barata Jaya terlihat sepi menjelang pembukaan resmi malam ini.

Kondisi serupa terjadi pada stan yang ditempati ratusan pelaku UMKM. Seorang sumber dari asosiasi UMKM mengungkapkan, 500 anggota asosiasi hanya mendapatkan satu unit tenda berukuran 5×6 meter, itupun setelah melalui perdebatan panjang.

“Asosiasi UMKM ini berjumlah 500 UMKM. Untuk saat ini hanya segelintir produk yang bisa dipajang karena lokalnya cuma satu ukuran kecil 5×6 meter, inipun melalui perdebatan panjang,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Ketua Panitia Bengkulu Expo, Gulam Wahyudi, ketika dikonfirmasi, mengakui kekosongan tenda kerucut milik EO. Menurutnya, hal itu terjadi karena adanya perubahan skema penempatan dan distribusi tenda.

“Kekosongan tenda kerucut itu karena ada perubahan skema,” jelas Gulam.

Minimnya pedagang yang mengisi tenda EO membuat panitia terkesan pasrah. Sementara itu, pasar malam gratis yang diduga memanfaatkan momentum perayaan HUT RI ke-80 justru menjadi magnet pengunjung, mengalihkan perhatian dari stan-stan resmi expo.

Ironisnya, acara yang diwarnai tenda kosong, minim peserta, dan dugaan pecah kongsi ini tetap menghadirkan orang nomor satu di Kabupaten Bengkulu Utara, yakni Bupati Bengkulu Utara, dalam agenda pembukaan malam ini. Kehadirannya dipastikan akan menjadi sorotan publik di tengah berbagai persoalan yang membelit penyelenggaraan event.

Hingga berita ini diturunkan, panitia belum memberikan keterangan lebih detail terkait perubahan skema dan dugaan pecah kongsi. Semua mata kini tertuju pada malam pembukaan—apakah Bengkulu Expo mampu menghidupkan suasana, atau justru tenggelam di bawah gemerlap pasar malam gratis?….(R01)