Eka Septo, SH,MH. Sayangkan Kejadian Tembak Tembak, Masyarakat Bukan Teroris 

oleh -1648 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara– Kasus penembakan dua warga Kabupaten Bengkulu Utara di lahan yang diklaim milik PT. Agricinal, Pengacara Korban penembakan Eka Septo, SH,.MH. CMe sayangkan kejadian Tembak Tembak, Masyarakat Bukan Teroris.

“Kami sangat menyayangkan kejadian Tembak Tembak itu, oknum polisi seharusnya menjadi penganyom, penengah dari suatu konflik dan memberikan suatu ketentraman dan kenyamanan dalam suatu peristiwa, selogan & hakikat dari presisi harusnya wajib dijaga dan jangan di nodai” Ungkap Eka Septo, SH, MH. CMe.

Jika ada persoalan hukum, Lanjutnya di lapangan lanjutnya, “Biarlah proses Hukum yang berjalan, saya menilai tidak tepat tindakan oknum Brimob itu lansung main gertak, usir dan tembak warga, apa lagi tempat peristiwa itu bagian Sepadan Aliran Sungai (DAS) Senabah yang sudah dilepasakan dari HGU, sebagaimana Surat PT. Agricinal tahun 2020 yang tegas telah menyatakan itu, bahkan surat itu diketahui oleh BPN Bengkulu Utara kala itu,  perlu diketahui bahwa korban itu bukannya teroris” Ungkap Eka Septo, SH., MH, CMe. Pengacara Korban Minggu 14/7/2024 melalui Via telepon WhatsApp.

Jika dilihat dari motif persoalan, “ada apa dengan pihak perusahaan PT. Agricinal masih mengklaim Sepadan Aliran Sungai (DAS) Seakan masih milik mereka. Apakah mereka tidak sadar Bahwa lahan kurang lebih 1.800 Hektar Sudah dilepaskan dari HGU, termasuk DAS Sungai Senabah, Sungai Sebelat dan Sungai Sabai, hal itu telah ditegaskan juga oleh pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara pada tahun 2020 yang lalu” Tegasnya 

Harusnya “Perusahaan jangan bandel dan harus konsistenlah dengan DAS yang telah dilepaskan dari HGU itu, pertanyaan besarnya ada apa pihak perusahaan melalui pasukan Scurity dan pam Brimob nya dengan aktif menyisir dan mendesak warga yang korban tembak itu untuk keluar dari DAS itu, hingga mengorbankan masyarakat menjadi sasaran peluru yang mestinya tidak harus terjadi oleh korban kepentingan pihak oknum-oknum yang diduga mementingkan diri sendiri” sambungnya 

Iya juga berharap, Satuan Brimob dapat bersikap tegas kepada oknum Brimob pelaku tembak itu sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, dan harus juga di usut siapa yang perintahkan oknum Brimob dan Security untuk persoalkan DAS itu,  yang beri perintah harus juga tanggung jawab, perusahaan juga jangan cuci tangan dan harus tanggung jawab serta bersikap tegas atas perbuatan anak buahnya Dan sebaik mungkin harus tuntas setuntas-tuntasnya, agar clear and cline semua nantinya.

“Saya berharap pihak kepolisian khususnya satuan Brimob dapat bersikap tegas terhadap anggotanya yang dinilai melanggar hukum, sesuai  dengan rule of law dan profesionalnya” harap Eka Septo,SH,.MH.CMe.

Penulis : R01