Harian Rakyat Online – Adab dan etika begitu penting dalam menuntut ilmu, agar ilmu yang diperoleh bermanfaat dan berkah karena menuntut ilmu adalah merupakan kewajiban bagi setiap orang untuk mendapatkan kesuksesan dalam berpikir. menuntut ilmu adab dan etika memang membutuhkan proses, satu persatu mereka memperhatikan ilmu yang mereka pelajari dan ilmu yang didapatkan semoga berkah dan bermanfaat di celah waktu yang seakan meninggalkan mereka.
Kisah pilu dalam Menata Ilmu yang sulit mereka lupakan adalah, “bagaimana cara menghormati seorang yang ahli ilmu mulai dari tidak berjalan didepannya, tidak menduduki tempat duduknya, tidak memulai pembicaraan dihadapannya kecuali atas izinnya, tidak banyak berbicara dihadapannya, tidak bertanya tentang sesuatu saat sedang bosan, memperhatikan waktu, dan tidak mengetuk pintunya” Ungkap dua gadis remaja sambil tersenyum lebar didepan kamera wartawan.
Dua Gadis tersebut adalah berasal dari keluarga yang sangat sederhana, tinggal di Desa yang berada pada salah-satu kecamatan di kabupaten Bengkulu Utara, tepatnya desa Aur gading dan penyangkak kecamatan kerkap kabupaten Bengkulu Utara. Jena dan Eza boleh dikatakan wanita pemberani dan cakap dalam menghadapi siapapun untuk menata ilmu yang mereka impikan.
“Kami berjuang dan berjuang, belajar dan belajar penuh dengan keyakinan dan optimis dengan impian kami akan dapat membuahkan hasil yang maksimal, meskipun Berpacu dengan waktu untuk mencari bekal masa depan dalam menghadapi era modern yang penuh dengan keseriusan menghadapi era digital pada saat ini. Ilmu yang kami dapatkan nanti dengan penuh harapan dapat Membawa diri kami dan membahagiakan orang tua kami yang tidak kenal lelah menuntun kami untuk mendapatkan ilmu yang memadai yang nantinya akan menjadi pondasi kami dalam melangkah mahligai rumah tangga” Ungkap dua anak gadis Jena dan Eza sambil menatap nasib yang berpacu dengan waktu 10/5/2024.
Penulis : Eza/Jena





