BPPMDDTT Bengkulu”Aroma Tak Sedap, Rutin 6,7 Miliar Mulai Terkuak 

oleh -225 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online- Anggaran rutin yang cukup fantastis Rp 6,7 miliar per tahun yang digelontorkan oleh pemerintah pusat melalui anggaran Belanja (APBN) pada setiap tahun anggaran tentu tidak terlepas dari pantauan dari berbagai pihak, tanpa terkecuali anggaran Dana yang digelontorkan ke Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Bengkulu, sebesar Rp. 6, 7 Miliar pertahun, realisasi anggarannya mulai terkuak, tercium mulai dari aroma tak sedap hingga menimbulkan dugaan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Pasalnya, Dana Rutin Rp 6,7 miliar BPPMDDTT Bengkulu Balai pelatihan dan pemberdayaan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Bengkulu, tepatnya di komplek ADC/LDC Desa Margasakti, kecamatan Padang jaya, kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu mulai terkuak, berdasarkan pengakuan salah-satu Oknum pejabat BPPMDDTT itu sendiri kepada awak Media

“Iya pak, saya juga sebagai pribadi gak ada ambil keuntungan dari kantor pak, semua saya kembalikan lagi untuk kebaikan kantor dan negara pak” Ungkap salah-satu pejabat BPPMDDTT, inisial (AS) Melalui pesan singkat WhatsApp 12/2023 beberapa hari yang lalu kepada awak Media.

Pantauan Awak Media, Berdasarkan data dan informasi yang diterima oleh awak media, memang ada beberapa kejanggalan dalam realisasi anggaran rutin BPPMDDTT Bengkulu. Anggaran rutin BPPMDDTT Bengkulu sebesar Rp 6,7 miliar diduga tidak sesuai peruntukannya, kebenaran hal tersebut masih dalam penelusuran awak media.

Penulis : Redaksi HRO