Magelang — Bengkulu Utara kembali mengukir sejarah di dunia otomotif Indonesia. Pada gelaran akbar Grand Final Kejurnas Grasstrack Indonesia 2025 di Sirkuit Ngargomulyo, Dukun, Magelang, dua pembalap dari daerah ini sukses menembus posisi 5 besar nasional di dua kelas berbeda.
Prestasi ganda ini bukan hanya membanggakan Bengkulu Utara, tetapi juga menggetarkan semangat seluruh pecinta grasstrack di Indonesia. Berikut dua rider muda Bengkulu Utara yang mencuri perhatian:
1. Enay Hobat – Juara 5 Nasional (Kelas GTX 4 – Trail Standar 4L 155cc Wanita)
Enay Hobat tampil konsisten dan penuh determinasi sepanjang musim. Dengan total 38 poin, ia mengamankan peringkat 5 nasional, bersaing dengan rider-rider kuat dari Yogyakarta, Kalsel, dan Lampung. Prestasinya menegaskan bahwa talenta wanita dari Bengkulu Utara mampu bersaing di panggung nasional.
2. Rafi Kairoly – Juara 5 Nasional (Kelas GTX 5 – Trail Standar Pabrik 4L 155cc Pemula Pria)
Rider muda berbakat ini turut menorehkan prestasi gemilang. Dengan 22 poin region dan 16 poin final, total 38 poin, Rafi Kairoly berhasil menempati peringkat 5 nasional di kelas pemula.
Di kelas yang penuh kompetisi ketat dan dominasi rider dari Jawa dan Kalimantan, Rafi tetap tampil stabil, memperlihatkan potensi besar untuk masa depan grasstrack Indonesia.
Bengkulu Utara Mendunia di Kejurnas
Keberhasilan dua pembalap sekaligus menembus posisi lima besar nasional dalam satu event merupakan capaian luar biasa bagi Bengkulu Utara. Prestasi ini membuktikan bahwa daerah ini adalah lumbung talenta otomotif yang patut diperhitungkan.
Dukungan komunitas, klub, official, keluarga, dan masyarakat Bengkulu Utara menjadi kekuatan besar di balik keberhasilan para atlet muda ini.
Bengkulu Utara Bangga — Indonesia Ikut Bersorak
Dua juara 5 nasional di dua kelas berbeda menjadikan Bengkulu Utara salah satu daerah dengan performa terbaik pada Grand Final Kejurnas Grasstrack 2025.
Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kebangkitan pembalap muda dari daerah untuk Indonesia.(R01)





