Bengkulu Utara — Proses belajar mengajar di SD Negeri 210 Bengkulu Utara dipastikan berjalan normal seperti biasa. Kepala Sekolah SDN 210 menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran tidak terganggu dan tidak ada perubahan aktivitas sekolah pasca polemik rapat komite yang sempat mencuat ke publik.
Kepala Sekolah SDN 210, Suci, menegaskan bahwa keputusan rapat komite sekolah yang sebelumnya beredar telah dibatalkan secara resmi dan tidak lagi memiliki kekuatan atau dasar untuk dijalankan.
“Keputusan rapat komite itu murni dibatalkan. Tidak ada pungutan, tidak ada kebijakan lanjutan, dan guru honorer tetap menjalankan tugas seperti biasa,” tegas Suci saat dikonfirmasi.
Ia memastikan bahwa seluruh guru, baik ASN maupun honorer, tetap masuk dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal. Tidak ada pemberhentian, pengurangan jam mengajar, ataupun tekanan terhadap tenaga pendidik.
Hal senada disampaikan Ketua Komite Sekolah, Suhis, yang menegaskan bahwa keputusan dalam notulen rapat tersebut tidak diberlakukan.
“Kami memang sempat rapat, tapi belum ada pungutan apa pun. Notulen itu sudah kami batalkan. Jadi tidak benar jika disebut ada penarikan iuran kepada wali murid,” jelas Suhis.
Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan serta memastikan hak peserta didik tetap terpenuhi tanpa membebani wali murid.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak sekolah berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak utuh, serta meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga suasana pendidikan yang sehat dan kondusif di SDN 210 Bengkulu Utara.(BM)





