Harian Rakyat Online – Mencuatnya dugaan korupsi program ketahanan pangan dan bantuan desa tertinggal dalam kegiatan pengadaan kolam lele terpal di Desa Sukamulya kecamatan Girimulya kabupaten Bengkulu Utara, Oknum Camat diduga/terkesan menutup-nutupi dugaan korupsi.
” Info dari pemdes, itu kegiatan yg lalu, dan sekarang sudah klarifikasi..dan sudah ditindaklanjuti..” ungkap Camat girimulya
Ketika disinggung, apakah pihak kecamatan akan cek kegiatan tersebut
” Kolam yg ada sekarang tidak seperti yg di berita. Kolam masih ada dan sudah mulai panen” lanjut Drs. Asto Budi Darmanto,M.M. Camat girimulya melalui pesan singkat WhatsApp 23/9/2023. Kepada awak Media Harian Rakyat Online.
Terpisah, Masyarakat berharap Camat turun langsung cek hasil panen kolam lele terpal tersebut
” Ajak pak Camatnya turun…tulis aja dimana hasil panennya, Sekalian inspektorat…kalau pak Camat yakin dengan pernyataannya. Kolam pertama dan kolam kedua mirip…sekedar panen 10kg, berapa modal dua kolam untuk panen 10kg lele?…..” Jelas masyarakat Sukamulya
Apa ini program…..??? Lanjutnya
” Sebenarnya kando udah capek lihat di depan mata, tapi didiamkan…di dalami aja add, kalau gak ada efek jerah ya di kubur saja kasusnya ” Ungkap masyarakat Sukamulya dengan nada kesal melalui pesan singkat WhatsApp 22/9/2023.
Dalam hal ini, Kepala Dinas DPMD kabupaten Bengkulu Utara ( red. Margono) Sebelumnya menjelaskan
” Info kecamatan dulu mas” tutup Margono melalui pesan singkat WhatsApp Jumat 22/9/2023.
Sebelum berita ini diterbitkan, kepala Desa girimulya belum dapat dihubungi.
Penulis : lau





