Bupati Bengkulu Utara Hadiri Pagelaran Budaya dan Penganugerahan Gelar Adat Peringatan HUT ke-57 Provinsi Bengkulu

oleh -282 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.AP, menghadiri Pagelaran Budaya dan Penganugerahan Gelar Adat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu yang dipusatkan di Balai Semarak Bengkulu, Senin (17/11/2025). Acara berlangsung dengan khidmat dan meriah sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya serta identitas masyarakat Bengkulu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan beserta istri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Bengkulu, Ketua BMA Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, tokoh adat, dan sejumlah penerima gelar adat dari berbagai kabupaten/kota.

Prosesi Adat Berlangsung Khidmat dan Menjunjung Nilai Kearifan Lokal

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan adat kepada tamu kehormatan serta para penerima gelar adat. Prosesi berlangsung megah dengan pengiring Payung Kuning, Tari Barong Landong, tabuhan Dol, dan berbagai unsur penyambutan adat khas Bengkulu lainnya.

Seluruh tahapan acara dilaksanakan sesuai ketentuan adat yang ditetapkan oleh Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, sehingga menghadirkan suasana sakral tanpa mengurangi nuansa kebudayaan yang meriah.

Sidang Mufakat Rajo Penghulu Tetapkan Tokoh Penerima Gelar Adat

Prosesi penganugerahan gelar adat diawali Sidang Mufakat Rajo Penghulu yang dipimpin langsung oleh Ketua BMA Provinsi Bengkulu, Drs. H. S. Effendi MS. Sidang tersebut menetapkan sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan adat, budaya, dan pembangunan daerah.

Penganugerahan gelar adat diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa para tokoh terhadap masyarakat Bengkulu.

Bupati Bengkulu Utara: Pelestarian Adat adalah Tanggung Jawab Bersama

ikonfirmasi Awak Media, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran budaya dan prosesi penganugerahan gelar adat yang menjadi wujud pelestarian budaya lokal.

“Budaya adalah kekayaan tak ternilai. Melalui pagelaran ini, kita tidak hanya memperingati HUT Provinsi Bengkulu, tetapi sekaligus merawat warisan leluhur yang menjadi identitas dan kebanggaan bersama,” ujar Bupati.

Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berkomitmen mendukung penguatan adat dan budaya sebagai pilar pembentukan karakter masyarakat yang beradab, maju, serta berdaya saing.

Pemerintah Daerah Dorong Penguatan Budaya sebagai Kekuatan Moral Pembangunan

Acara Pagelaran Budaya dan Penganugerahan Gelar Adat berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan. Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap persatuan masyarakat Bengkulu semakin kuat serta nilai-nilai adat dapat menjadi fondasi moral dalam pembangunan daerah.(R01)