BENGKULU UTARA – Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Camat Hulu Palik, Rabu (8/10/2025). Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi langsung oleh Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.Sos., M.Han.

Hadir pula dalam kegiatan ini Forkopimda Bengkulu Utara, Kasiops Kasrem 041/Gamas, Kasi Ter Kasrem 041/Gamas, jajaran OPD terkait, Camat Hulu Palik dan Kerkap, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Hulu Palik, serta berbagai unsur masyarakat.
Sinergi Pemerintah dan TNI untuk Rakyat
Dalam amanatnya, Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi program lintas sektoral strategis yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
“Dengan semangat TMMD, kita wujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional. Program ini membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat,” tegas Arie.
Ia menambahkan, TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan rakyat dalam memperkuat sendi-sendi kebersamaan untuk membangun Bengkulu Utara yang lebih maju dan mandiri.
Danrem 041/Gamas: TMMD Hadir untuk Rakyat
Sementara itu, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI berperan tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
“TMMD hadir untuk rakyat. Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga menyentuh pelosok desa. Harapannya, hasil TMMD benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
TMMD Reguler ke-126 ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan fokus kegiatan di Desa Batu Raja, Kecamatan Hulu Palik. Program akan mencakup pembangunan infrastruktur fisik, seperti jalan dan fasilitas umum, serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan perlindungan sosial, wawasan kebangsaan, dan pembinaan masyarakat desa.
Selain upacara pembukaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan sembako, pemberian bibit tanaman, penyerahan sertifikat tanah kepada Kodim 0423, peninjauan produk UMKM, serta bakti sosial sunatan massal.
Tanda Awal Gotong Royong untuk Bengkulu Utara Maju
Upacara pembukaan TMMD ke-126 berjalan lancar, aman, dan kondusif, menandai dimulainya kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat “Dari Rakyat untuk Rakyat” yang diusung TMMD diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkokoh rasa persatuan di Kabupaten Bengkulu Utara.(Adv)





