Bengkulu Utara HR- Jumat 28 Februari 2025 Aliansi LSM kabupaten Bengkulu Utara mulai melakukan penyusunan beberapa agenda kerja di awal tahun 2025, menariknya dalam agenda rapat kerja tersebut ada 3 Isu Terkini yang menjadi Skala Prioritas pembahasan untuk mendukung Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut proyek laboratorium mangkrak Dinas kesehatan, Dugaan keterliban Oknum pejabat pada perkara GBD sisipan dan Tes Kesehatan Haji Di RS Hana Charitas.
“Dalam waktu dekat ini ada beberapa kegiatan Skala Prioritas yang akan kita lakukan diantaranya, somasi dengan pihak rumah sakit Hana Charitas terkait Tes Kesehatan calon jemaah haji, Ke Dinas Pendidikan kabupaten Bengkulu Utara terkait dugaan keterlibatan Oknum pejabat pada 50 orang para guru honorer yang telah menjadi korban GBD sisipan dan Ke Dinas kesehatan terkait Urgensi proyek laboratorium mangkrak 2024” Papar Sukardi,S.Sos Ketua Aliansi LSM kabupaten Bengkulu Utara (28/02/2025)
“Kita harus memposisikan diri sebagai penyalur kepentingan masyarakat pada sistem alternatife yang tidak berorientasi pada pendoktrinan melainkan mengangkat dan memperbesar peran masyarakat dalam segala hal untuk melakukan pembenahan di dalam manajemen organisasi atau gerakan. Meskipun pembenahan ini bersifat internal dan bersifat teknis namun hal ini dianggap penting dalam mendorong langkah dan gerakan yang akan dilaksanakan untuk mengembalikan fungsi dan peran kritis kita” Tambahnya
Mengingat ruang partisipasi publik semakin terbuka lebar, jaminan partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan pemerintah pada pembentukan peraturan perundang-undangan tertuang dalam UU No.10 Tahun 2004, tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, pasal 53 “Masyarakat berhak memberikan masukan secara lisan atau tertulis dalam rangka penyiapan atau pembahasan rancangan undang-undang dan rancangan peraturan daerah”
Di penghujung rapat kerja tersebut, Ketua Aliansi LSM kabupaten Bengkulu Utara Sukardi,S.Sos beserta anggotanya kembali menyuarakan akan segera melakukan langkah-langkah kongkrit membongkar dugaan mafia Tes kesehatan Calon jemaah haji di Rumah Sakit Hana Charitas Bengkulu Utara, dugaan mafia GBD Sisipan dan proyek laboratorium mangkrak Dinas kesehatan kabupaten Bengkulu Utara Tahun Anggaran 2024
“Ketika saluran komunikasi formal tersumbat, aspirasi tidak tersalurkan dan tidak ditangkap dengan baik oleh pemerintah maka kehadiran kelompok menengah seperti kalangan mahasiswa, jurnalis dan kelompok LSM menjadi penting. berperan sebagai kekuatan penyeimbang dan sebagai jembatan komunikasi dengan penguasa, Aliansi LSM kabupaten Bengkulu mendukung penuh Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas 3 kasus ini nantinya sampai ke akar-akarnya” Tegas Ketua Aliansi beserta anggotanya.
“Mengingat akhir-akhir ini Kebijakan pemerintah yang merugikan kepentingan publik akan melahirkan perlawanan terhadap penguasa, seiring dengan tingkat kesadaran kritis, Sikap kontra wacana terhadap kebijakan pemerintah, ini mestinya diwujudkan dalam perlawanan yang terorganisir yang tentunya dengan kekuatan kelompok menengah mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat akan dapat menyelamatkan kepentingan masyarakat” Tambahnya
Pantauan Awak Media, Dalam perkembangannya fungsi LSM akhir-akhir ini mengalami pergeseran yang signifikan, tanpa mengkritisi kebijakan pemerintah, sehingga tingkat independensi fungsi kontrol Aliansi LSM kabupaten Bengkulu Utara diharapkan dapat mengembalikan posisi semula, sebagai kekuatan kontrol dan jembatan antara masyarakat dan pemerintah Daerah kabupaten Bengkulu Utara kedepan yang lebih baik.
Editor : R01





