GEGER” Warga Desa Tanjung Karet Geruduk Kantor Desa, Tuntut PT. PMN

oleh -901 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara HR– Kamis 19 Desember 2024 geger ratusan massa geruduk kantor Desa Tanjung Karet Kecamatan Air Besi kabupaten Bengkulu Utara, saat pemerintah Desa melaksanakan rapat pembahasan jalan rabat beton aset Desa Tanjung Karet yang akan dihancurkan oleh Tambang Batu Bara PT. Putra Maga Nanditama (PMN)

Insiden masyarakat geruduk kantor Desa Tanjung Karet sepertinya meluap Pasca Kecewa habis melakukan aksi protes ke lokasi Tambang Batu Bara PT. PMN yang dianggap tidak memperhatikan dampak sosial dan lingkungan masyarakat Desa Tanjung Karet, rapat pemerintah desa dengan sebagian masyarakat sempat memanas hingga terhenti dengan nada ancam PT. PMN harus tutup sementara

“Mana kepala Desa, apa kamu anggap kami ini bukan sebagai masyarakat Desa Tanjung Karet, pemerintah Desa ini sepertinya tidak memperhatikan langkah yang kami lakukan hari ini, dari jam 8:00.Wib. pagi tadi kami masyarakat melakukan aksi ke lokasi PT.PMN hujan-hujanan, tidak ada kepedulian pemerintah Desa terhadap kami” Ungkap koordinator aksi Friska yang disertakan dengan nada keras menggema di luar ruangan kantor Desa Tanjung Karet (19/12/2024)

“Kedatangan kami kesini sebagai masyarakat Desa Tanjung Karet, agar pemerintah Desa dapat memfasilitasi tuntutan kami terhadap PT.PMN, terkait ganti rugi rabat beton yang sudah dihancurkan, yang akan diganti rugi, dampak lingkungan dan CSR PT. PMN yang sampai saat ini tidak ada. Kami beri waktu dua hari terhitung hari ini, untuk saat ini segala aktivitas PT.PMN Kami berhentikan dulu” lanjutnya

Pernyataan masyarakat tersebut disambut baik oleh Kepala Desa Tanjung Karet, menampung aspirasi masyarakat yang akan disampaikan kepada pihak perusahaan PT. PMN.

“Saya sebagai Kepala Desa Tanjung Karet tidak tahu aktivitas masyarakat hari ini, karena tidak ada surat yang saya terima. Tuntutan masyarakat hari ini akan saya sampaikan kepada pihak perusahaan PT. PMN melalui surat resmi” Ungkap Kepala Desa Tanjung Karet Sarkawi.

Hadir dalam rapat tersebut kepala Desa Tanjung Karet, Babinsa, Babinkamtibmas, Perwakilan PT. PMN, perangkat desa, perwakilan Kecamatan Air Besi, BPD tidak hadir dengan alasan yang belum dapat dikonfirmasi, tidak berselang lama situasi semakin memanas Kapolsek Air Besi DENI pun hadir beserta rombongan meminimalisir keadaan yang tidak diinginkan.

Editor : R01