Bengkulu Utara HR– Menjelang PILKADA 27 November 2024, Beredar kabar anggaran kegiatan Dinas ketahanan pangan Bengkulu Utara diduga dipolitisir Oknum Kepala Dinas untuk kepentingan PILKADA, Dengan dalil perintah atasan (Modal Kampanye Gubernur).
Pasalnya, Satu diantara tiga Bidang kegiatan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kabupaten Bengkulu Utara diduga sampai hari ini belum dilakukan penandatanganan kontrak, kontrak kegiatan tersebut berakhir pada tanggal 08 November 2024, Akibat beban pemotongan anggaran 50% dari anggaran.
“Kegiatan anggaran yang mencapai Rp. 425 juta itu terpaksa kami tolak, karena kalau anggaran itu dipotong 50% gimana kegiatan bisa berjalan, akhirnya nanti ada SPJ fiktif, daripada bermasalah, iya kami kembalikan aja dengan kepala Dinasnya” Ungkap Salah-satu ASN Bidang tersebut (11/2024)
“Kamipun sudah banyak konsultasi dengan beberapa senior, yang sudah berpengalaman dengan pengelolaan anggaran, kamipun mendapatkan saran untuk menolak kegiatan itu” Lanjutnya
“Kegiatan lain sepertinya sudah memenuhi kewajiban yang dibebankan itu, namun kami tetap menolak, meskipun kami ditekan dengan bahasa kepentingan atasan, kami takut nanti bermasalah dengan Hukum” Tutup Sumber
Namun dugaan tersebut dibantah keras oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara (Si) masih bersikukuh bahwa pemotongan anggaran 50% yang dibebankan kepada bawahannya itu tidaklah benar
“Tidak ada pemotongan anggaran 50% itu, anggaran kamipun kecil, kalau dipotong gimana kegiatan bisa berjalan, kegiatan kami tu minim anggaran pak” Ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara (Si) melalui pesan singkat WhatsApp (11/2024)
Editor : R01





