Gawat” ADD/DD Pasar Ketahun Bocor Terendus Indikasi Korupsi…!

oleh -525 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online- Ada apa dengan realisasi anggaran Dana Desa pasar Ketahun kecamatan ketahun kabupaten Bengkulu Utara Bocor, Warga setempat meminta Putra Berdarah PEKAL Alva Tomi Jailani, SH. diminta usut beberapa kegiatan Dana Desa (ADD/DD) Tahun Anggaran 2023 hingga mencuat ke permukaan publik.

Adapun Item realisasi kegiatan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa (ADD/DD) Tahun Anggaran 2023 yang mencuat ke permukaan publik, terhimpun oleh Awak Media Harian Rakyat Online ; 

  • Anggaran Publikasi dan Baliho Rp. 27.373.150,-00.
  • Pembuatan jaringan instalasi komunikasi dan informasi lokasi lokal desa yang Rp. 7.000.000,-00. 
  • Penampungan air hujan sumur bor 4 unit Rp 88.736.000,-00.
  • Operasional pemerintahan desa sejumlah RP 5.115.000,-00.
  • Honorium lembaga adat Rp. 7.200.000,-00.
  • Peningkatan kapasitas perangkat desa Rp. 17.884.000,-00.
  • Kejadian Keadaan Mendesak (Bencana non alam) Rp 21.600.000,-00.
  • Pembangunan/rehabilitasi peningkatan kerambah kolam perikanan darat milik Desa Pasar Ketahuan 29 unit Rp. 104, 964. 000,-00.
  • Produksi dan pengolahan peternakan Rp 62.579.200,-00.
  • Jalan pemukiman Gang cor blok lingkaran pemukiman Dusun 2 dengan volume 50 meter Rp 40.945.000,-00.
  • Pengelolaan dan pembuatan jaringan instalasi komunikasi dan informasi lokal Desa Rp. 31.952.500,- 00.
  • Pembangunan rehabilitasi peningkatan pengadaan sarana prasarana alat peraga edukatif Rp 103.931.300,-00.
  • Pelatihan pendataan IDM Anggaran Rp.13.996.000,-00.
  • Papan informasi Desa APBDes TA. 2023 Rp. 28.645.250,-00. 

Menyikapi persoalan tersebut, Pria yang Berdarah PEKAL Alva Tomi Jailani, SH. Yang saat ini sebagai penanggung jawab sekretariat Bersama SEKBER dan salah satunya pendiri SEKBER Media Bengkulu Utara, merasa terpanggil dan ikut bertanggung jawab tentang pembangunan Daerah asalnya (Bumi Pekal) kecamatan ketahun kabupaten Bengkulu Utara. 

“Saya pastikan akan turun langsung menanggapi berbagai persoalan kebijakan kepala Desa Pasar Ketahuan yang diduga tidak pro rakyat itu, lebih lagi ada indikasi potensi korupsi yang terendus pada realisasi anggaran Dana Desa (ADD/DD) pada setiap tahun khususnya Tahun anggaran 2023-2024” Ungkap Alva Tomi Jailani, SH. 23/6/2024. Kepada Awak Media Harian Rakyat Online.

Terpisah, Sekjen ORMAS Laki Buyung Karim juga angkat Bicara dan akan mendampingi Alva Tomi Jailani, SH. Dalam waktu dekat ini akan investigasi turun langsung jumpai masyarakat Desa Pasar Ketahuan, “Dalam waktu dekat, Kami dari ORMAS LAKI Bengkulu Utara akan melakukan investigasi terkait penggunaan anggaran Desa Pasar Ketahun tahun 2023-2024,” pungkasnya.

Pewarta : RZ