Kebijakan Pemerintah Minim Kepercayaan, Warga Butuh Sosok Pemimpin Pro Rakyat 

oleh -160 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online – Pilkada 2020 kembali membayangi angka kolom kosong yang berpotensi meraup suara fantastis, hingga calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara pada Pilkada 2020 lalu tidak mampu mendulang suara hingga 80% yang disinyalir hanya dipaksakan mencapai angka 70% itupun pakai uang, Menurut beberapa pengamat politik di kabupaten Bengkulu Utara.

“Kebijakan tidak pro rakyat itu sebenarnya sudah menghukum pemangku kepentingan daerah, pilkada 2020 lalu untuk mendapatkan suara 80% melawan kolom kosong aja tidak mampu, hingga 70% itupun terkesan dipaksakan, Artinya masyarakat sudah banyak kecewa dengan kebijakan yang dirasakan oleh masyarakat Bengkulu Utara, kita butuh Sosok Pemimpin yang pro rakyat dan peduli dengan kondisi kota argamakmur ini, mulai dari jalan dalam jantung kota argamakmur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Bengkulu Utara, hutan kota yang terkesan mati suri, Jogging Track Alun-alun yang sudah berantakan, permasalahan RSUD yang begitu serius dan lainnya” Ungkap beberapa tokoh masyarakat sambil berbincang terkait calon pemimpin Bengkulu Utara 2024-2029 mendatang. 5/2024.

Pasalnya, Hari ini Kamis 23 Mei 2024 Warga kota argamakmur kembali menampakkan kekecewaan masyarakat sekitar Simpang Dwiguna, Kelurahan Purwodadi, Argamakmur Bengkulu Utara Gotong Royong bersama untuk menambal lubang menganga di jalan raya, yang mestinya mutlak menjadi tanggung jawab pihak pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara, terhimpun oleh awak Media Harian Rakyat Online 23/5/2024.

Ramlan warga setempat mengatakan, “lubang di jalan ini sudah begitu lama dibiarkan menganga oleh pemerintah kabupaten Bengkulu Utara. hal ini sudah sangat sering terjadi kecelakaan tunggal akibat dari kerusakan jalan di simpang Dwiguna ini, Hari ini kami bersama dengan warga sekitar mengambil inisiatif untuk menambal lubang ini dengan menggunakan adukan cor semen,” Ungkap Ramlan dengan nada kesal.

Sariman, Ketua RT 4 Purwodadi Argamakmur mengatakan, “berhubung ini merupakan kawasan kami, saya mengajak warga gotong-royong bersama untuk menutup lobang yang ada dijalan ini, Kegiatan ini sebelumnya pernah kami lakukan setahun yang lalu, akan tetapi jalan kembali berlubang, jadi kami gotong-royong lagi,” ucap ketua RT 4 yang juga aktif di kegiatan kepemudaan ini.

Ketika ditanyakan soal jalan ini sebenarnya tanggung jawab pemkab atau pemprov, beliau mengatakan, “kami gak mikir sampai kearah sana lagi, yang jelas ini di wilayah lingkungan RT 4, jadi ya saya merasa terpanggil untuk membenahinya.” Tegas ketua RT 4 Kamis 23/5/2024.

Penulis : Lau