Dugaan Korupsi dan Perseolan DD, TJ Harapan Semangkin Pelik

oleh -698 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online- Pasca mencuatnya pemberitaan dugaan korupsi pengadaan bibit kambing program ketahanan pangan 20% Desa Tanjung harapan Tahun Anggaran 2023. Tim SABER PUNGLI POLDA Bengkulu langsung turun gunung cek administrasi pertanggungjawaban anggaran ketahanan pangan Desa Tanjung harapan 2023 terkait perubahan anggaran dan harga satuan bibit kambing.

“Anggaran bibit kambing itu sudah dicek dan diperiksa secara administrasi oleh Tim SABER PUNGLI POLDA Bengkulu, Berdasarkan pemberitaan di media massa. Anggaran pengadaan bibit kambing itu sebelumnya 4 juta per ekor, untuk 50 ekor jantan semua, setelah itu terjadi perubahan berdasarkan permintaan masyarakat, sehingga terdapat perubahan bibit kambing betina sebanyak 82 ekor dan bibit kambing jantan 16 ekor, jumlah keseluruhan 98 ekor” Papar Kades Haryanto di kediamannya, Senin 12/3/2024.

Ketika disinggung terkait spesifikasi RAB dan mekanisme pengadaan barang dan jasa bibit kambing, yang dibelikan langsung dari pihak penjual yang diduga jauh dari harga Rencana Anggaran Biaya RAB

“Harga itu tidaklah benar mas, sembari terkejut melihat Vidio pengakuan pihak penjual bibit kambing yang dijual dengan salah seorang kepercayaan Kepala Desa Tanjung harapan inisial (PN) dengan harga Rp 1.700.000,-00. (Satu juta tujuh ratus ribu rupiah) dua ekor, kalau ada harga segitu, Saya siapkan uangnya, tolong dicari mas” Ungkap Kades Haryanto dengan nada tinggi.

Pengakuan Warga Penjual bibit kambing, program ketahanan pangan Desa Tanjung harapan Tahun Anggaran 2023.

“Selama ini ada yang beli bibit  kambing dengan saya, katanya untuk Bantuan dana Desa Dua ekor satu betina dan satu jantan dengan harga yang saya terima Rp. 1. 700.000,-00. (Satu juta tujuh ratus ribu rupiah) Umur 6-7 bulan waktu itu” Jelas warga penjual bibit kambing (BI). Senin 12/3/2024 Dikediamannya.

Pengakuan Kades Haryanto, Persoalan disesa ini sangat banyak mas, “Mulai dari BLT KPM tanda tangan fiktif, Pengadaan Pakan ikan fiktif, saya hanya ikut bayar sisah hutang lima puluh juta rupiah dan Uang jual aset cuma ada laporan keuangannya aja, uangnya enggak ada, Sekarang TPK nya sudah saya ganti, pusing saya mas” tutup Kades Haryanto Desa Tanjung harapan dikediamannya 12/3/2024.

Penulis : lau