Menghindari Praktek KKN, PGD-Membangun Budaya Anti Pungli 

oleh -265 Dilihat
oleh

Harian Rakyat Online – Membangun Budaya Anti Pungli, Asisten I Pemda kab Bengkulu Utara  Rahmat Hidayat, S.STP, M.Si, memimpin acara Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema “Membangun Budaya Anti Pungutan Liar (PUNGLI) Pada Pelayanan Publik Di Desa.” Acara diselenggarakan dengan kolaborasi bersama Unit Pemberantasan Pungutan (UPP) Saber Pungli Provinsi Bengkulu di Mapolres Bengkulu Utara.

Asisten I Setdakab Bengkulu Utara mengucapkan “Terima kasih kepada UPP Provinsi Bengkulu atas fasilitasinya dalam kegiatan ini. Saya berharap bahwa hasil FGD ini akan meningkatkan pemahaman mengenai pungli di kalangan para pelayan masyarakat di pemerintahan dan desa” Ungkapnya 

Wakil Ketua 2 UPP Provinsi Bengkulu, Yeni Puspita, S.H, M.H, menegaskan 

“Tujuan dari FGD ini, menciptakan pelayan masyarakat yang integritasnya terjaga dan terhindar dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Visi ini adalah bagian dari upaya mewujudkan sistem pemerintahan desa yang berkualitas dan mensejahterakan seluruh masyarakat” tegasnya dalam acara tersebut 

Dalam acara tersebut dihadiri beberapa pihak, Kepala Badan Pertanahan Nasional Bengkulu Utara, Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara, Tim Satgas Saber Pungli Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara, serta para Camat dan Kepala Desa se-Bengkulu Utara, semakin menegaskan tekad bersama untuk memerangi pungutan liar dalam pelayanan publik di wilayah Bengkulu Utara. Semua pihak diharapkan terlibat dalam upaya untuk menciptakan perubahan yang positif dan mempromosikan budaya integritas, Semoga acara ini menjadi suatu acuan agar terhindar dari perilaku yang merugikan keuangan negara dan maupun masyarakat desa.

Penulis : lau