KEPSEK SDN 127 BENGKULU UTARA ERMIANA, S.Pd. APRESIASI BUNDA LITERASI: MEITA ARIE SEPTIA ADINATA DAN KADISDIK FIRDAUS, DORONG “MADING SUKSES, SISWA BERPRESTASI”

oleh -95 Dilihat
oleh

BENGKULU UTARA, HR — Gerakan literasi pendidikan di Kabupaten Bengkulu Utara mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah SDN 127 Bengkulu Utara, Ermiana, S.Pd. Menjelang akhir tahun 2026, ia menyampaikan terima kasih kepada Bunda Literasi Kabupaten Bengkulu Utara, Ny. Meita Arie Septia Adinata, atas perhatian terhadap penguatan budaya literasi yang mampu meningkatkan kemampuan dan prestasi peserta didik.

Apresiasi tersebut disampaikan pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bagi Ermiana, penguatan literasi di sekolah SDN 127 bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi juga upaya membangun karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian siswa dalam mengembangkan potensi diri.

Ia berharap gerakan tersebut terus diperkuat melalui sinergi Bunda Literasi Provinsi Bengkulu, Hj. Khairunnisa Helmi, S.E., M.M., Bunda Literasi Kabupaten Bengkulu Utara, Ny. Meita Arie Septia Adinata, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, S.Pd., M.Pd.

Ia menilai, Peran Bunda Literasi Provinsi Bengkulu, Hj. Khairunnisa Helmi, S.E., M.M., dapat memperkuat arah gerakan literasi di tingkat kabupaten khususnya kabupaten Bengkulu Utara saat ini.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Bengkulu Utara, Ny. Meita Arie Septia Adinata, diharapkan terus mendorong keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat agar gerakan literasi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.

Dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara di bawah kepemimpinan Dr. Firdaus, S.Pd., M.Pd., juga menjadi unsur penting dalam mendorong pelaksanaan program literasi di satuan pendidikan, termasuk pengembangan majalah dinding (mading) sebagai media kreativitas dan pembelajaran siswa.

MADING SEKOLAH, WADAH KREATIVITAS DAN PRESTASI

Ermiana menilai, mading sekolah memiliki peran strategis dalam mengembangkan kemampuan siswa. Melalui kegiatan menulis artikel, merangkum bacaan, menyampaikan informasi, membuat karya visual, dan memublikasikan hasil karya, peserta didik memperoleh ruang untuk belajar sekaligus menunjukkan kreativitasnya.

“Kami jajaran pendidik sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi Kabupaten Bengkulu Utara atas perhatian terhadap gerakan literasi. Kami juga berharap dukungan Bunda Literasi Provinsi Bengkulu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara terus memperkuat program ini, khususnya di SDN 127, sehingga kemampuan, kreativitas, dan prestasi siswa-siswi semakin meningkat.” Ungkapnya

Menurutnya, literasi perlu menjadi kebiasaan yang tumbuh di lingkungan sekolah, bukan hanya kegiatan sesaat. Siswa perlu diberikan kesempatan untuk membaca, menulis, berdiskusi, mengolah informasi, dan menghasilkan karya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Melalui mading, siswa juga belajar bekerja sama, bertanggung jawab, menghargai karya orang lain, serta membangun rasa percaya diri.

KADISDIK DIHARAPKAN TERUS DUKUNG LITERASI SEKOLAH

Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan terus mendorong sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasi sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan budaya membaca, pendampingan guru, pengembangan kreativitas siswa, serta pemanfaatan mading sebagai media pembelajaran.

Dengan dukungan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan, gerakan literasi benar-benar meningkatkan kemampuan memahami bacaan, menulis, berkomunikasi, dan berpikir kritis.

Bagi SDN 127 Bengkulu Utara, program tersebut sangat positif menjadi kesempatan untuk membangun lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan mendorong lahirnya siswa-siswi berprestasi.

“MADING SUKSES, SISWA BERPRESTASI”

Semangat tersebut menjadi pesan utama yang ingin dikembangkan melalui gerakan literasi di SDN 127 Bengkulu Utara.

Ermiana berharap sinergi Bunda Literasi Provinsi Bengkulu, Bunda Literasi Kabupaten Bengkulu Utara, dan Dinas Pendidikan semakin memperkuat budaya literasi di sekolah-sekolah, sehingga anak-anak Bengkulu Utara tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, terampil menulis, kreatif, kritis, dan siap meraih prestasi.

Gerakan literasi bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang konsisten, mading dapat menjadi salah satu pintu untuk membangun generasi pembelajar dan meningkatkan kualitas pendidikan daerah.

HARIAN RAKYAT ONLINE
Mengabarkan fakta, menginspirasi masyarakat, dan mendukung kemajuan pendidikan daerah.(R01)