BENGKULU UTARA, HR– Sebuah kendaraan operasional patroli milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Utara dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Binduriang, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, pada Kamis (6/8/2026).
Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kecelakaan beredar luas melalui aplikasi pesan WhatsApp. Selain kabar kecelakaan, muncul pula informasi yang menyebutkan bahwa kendaraan dinas tersebut diduga dikemudikan oleh seorang perempuan yang disebut bukan anggota Satpol PP.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan pula bahwa Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara sedang menjalani cuti mulai 6 hingga 24 Agustus 2026.
«”Info terhitung hari ini 6 Agustus sampai 24 beliau cuti. Tapi mobil dibawa. Kasat aman. Masalahnya, mobil itu dibawa orang lain. Cewek. Belum ada info apakah keluarga atau siapa. Masih kami gali informasinya,” demikian isi pesan yang beredar di WhatsApp.»
Hingga kini, informasi tersebut masih berupa dugaan yang beredar di masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Belum ada penjelasan resmi mengenai siapa pengemudi kendaraan dinas tersebut maupun bagaimana kronologi lengkap kecelakaan terjadi.
Jika nantinya benar kendaraan dinas digunakan oleh pihak yang tidak berwenang, tentu hal itu menjadi perhatian serius dan perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik. Sebaliknya, apabila informasi yang beredar tidak benar, klarifikasi resmi juga diperlukan agar tidak berkembang menjadi spekulasi yang menyesatkan.
Awak media telah berupaya menghubungi Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara, Sasman, S.P., untuk meminta konfirmasi. Panggilan telepon yang dilakukan hanya berdering tanpa jawaban, sementara pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp berstatus centang dua namun belum mendapatkan balasan hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara maupun kepolisian mengenai penyebab kecelakaan, identitas pengemudi, status penggunaan kendaraan dinas, kondisi kendaraan, maupun ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut penggunaan aset milik pemerintah daerah. Publik kini menunggu penjelasan resmi dari Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara agar seluruh informasi yang berkembang dapat diluruskan berdasarkan fakta dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi.
Media Harian Rakyat Online akan terus menelusuri perkembangan kasus ini serta memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan. (R01)





