Kapolres Bengkulu Utara Bentuk Tim Khusus Tindaklanjuti Dugaan Aksi Begal di Jembatan Pengantin

oleh -324 Dilihat
oleh

Bengkulu Utara, HR– Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H. bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi pembegalan di kawasan Jembatan Pengantin, dekat Kantor Urusan Agama (KUA), Kabupaten Bengkulu Utara.

Menanggapi keresahan masyarakat, AKBP Bakti Kautsar Ali menyampaikan kepada redaksi bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan.

“Sudah aku buat tim khusus,” ujar AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Pernyataan tersebut merupakan respons atas beredarnya unggahan media sosial yang menyebut seorang pengendara sepeda motor diduga menjadi korban pembegalan oleh tiga orang di kawasan Jembatan Pengantin. Dalam unggahan itu disebutkan korban mengalami pemukulan di bagian wajah, sementara para pelaku diduga membawa senjata tajam dan mengambil uang tunai sekitar Rp400.000.

Sebelumnya, Nudiarto, S.Pd., melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, meminta aparat kepolisian segera meningkatkan pengamanan di lokasi tersebut agar masyarakat tidak merasa takut saat melintasi jalur tersebut.

“Tolong Ding dibantu sampaikan ke Polres, ini biar tidak menakutkan anak-anak kita,” tulis Nudiarto.

Dalam pesan berikutnya, Nudiarto juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, seorang mahasiswi yang melintas dari arah Kota Bengkulu mengaku melihat kejadian tersebut.

“Sebagai pemerhati rakyat, kita minta pihak penegak hukum/kepolisian memberi rasa nyaman kepada masyarakat. Kami jadi khawatir kalau anak-anak pulang dari Kota Bengkulu,” tambahnya.

Kapolres menegaskan pembentukan tim khusus merupakan bentuk keseriusan Polres Bengkulu Utara dalam menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi, menjadi saksi, atau menjadi korban dugaan tindak pidana agar segera melapor ke Polres Bengkulu Utara atau Polsek terdekat sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Dengan langkah cepat tersebut, masyarakat berharap situasi keamanan di jalur Jembatan Pengantin kembali kondusif sehingga para pengguna jalan, khususnya pelajar, mahasiswa, dan warga yang bepergian menuju maupun dari Kota Bengkulu, dapat merasa lebih aman saat melintas.(R01)