Harian Rakyat Online – Pasca kedatangan warga Urai ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Utara selasa 03/10/2023 pertanyakan status tanah warga Urai yang berlokasi di wilayah pusat kota terpadu mandiri (KTM) Lagita, tercium aroma kurang sedap hingga Bupati Bengkulu Utara sampaikan kepada awak Media Carilah masalah yang ada Masalahnya ketika dikonfirmasi rencana pembagian lahan KTM Lagita
” Carilah masalah yang ada Masalahnya, jangan cari masalah yang tidak ada Masalahnya” Ungkap Bupati Bengkulu Utara dirumah Dinas Bupati, Rabu 04/10/2023.
Ucapan Bupati Bengkulu Utara tersebut seakan memberikan kode keras, Bahwa lahan KTM Lagita tidak ada masalah, atau carilah masalah yang ada Masalah agar terbuka dan terang benderang demi untuk pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita kedepan yang lebih baik.
Terpisah, Warga Urai masih optimis pembagian lahan kaplingan yang dijanjikan oleh pemerintah daerah, melalui Dinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi tetap terlaksana sesuai dengan janji yang tertulis bermaterai Rp 10.000 ( sepuluh ribu rupiah).
” kami masih berharap untuk mendapatkan kaplingan, sesuai dengan perjanjian yang sudah tertuang dalam surat pernyataan eks. Kepala Dinas Fahrudin” ungkapnya Rabu 04/10/2023.
Penulis : lau





