Harian Rakyat Online- Beredarnya pesan singkat WhatsApp dari dinas pendidikan kabupaten Bengkulu Utara yang ditujukan kepada seluruh koordinator wilayah SD, SMP Se-kabupaten Bengkulu Utara. Dengan isi pesan,“Yth bapk korwil agar di info kan ke sekolah bahwa untuk penyetoran TGR Perjadin untuk sementara di pending dulu sambil nunggu hasil koordinasi dan informasi lebih lanjut, makasih pak 🙏Wa diknas melalui korwil” Jelas Sumber Informasi pesan singkat WhatsApp 3/2024.
Berkaitan dengan hal tersebut, Publik pun semangkin bertanya-tanya ada apa dengan Surat Bupati Bengkulu Utara tertanggal 26 February 2024 Nomor : 700/1225 /itbu/2024. Yang dilanjutkan oleh kepala Dinas pendidikan kabupaten Bengkulu Utara Nomor : 700/0904/A/ Dispendik/2024, Sipat Rahasia, Sehingga Setoran Temuan BPK RI perwakilan provinsi Bengkulu (TGR Dana BOS Ditunda Pembayaran) yang beredar di pesan singkat WhatsApp sebelum mendapatkan hasil koordinasi lebih lanjut.
Terkait dengan hal tersebut, PILMA Sebagai Ketua Tim Verifikasi RKAS dan SPJ Dana BOS Bidang SMP, Tunggu atasan ketika dikonfirmasi oleh Awak Media
“Saya tidak berani memberikan tanggapan atau Keterangan terkait Penundaan pembayaran TGR Dana Bos Sama pimpinan aja, ada pak Kusno, kepala Bidang urusan Dana BOS, nanti saya sampaikan” Ungkap Pilma di ruang kerjanya Rabu 13/3/2024.
Sebelum berita ini diterbitkan kepala Bidang SMP Kusno, terkesan menghindar dari kamera awak Media, bergegas turun dari mobil dengan alasan ada Rapat kembali di inspektorat, Ketua Tim Verifikasi Dana BOS terkesan meradang
“Pak kusno dn pak kadis lnjut rapat di inspektorat om..udh sy sampaikn pesan ny, beliau udh jwb iya nti dikonfimasi om” Jelas Pilma melalui pesan singkat WhatsApp Rabu 13/3/2024.
Penulis : Redaksi HRO





